Connect With Us

Mural Kritik Keadilan Muncul di Tangsel, Warga: Sesuai Fakta

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:07

Tangkapan layar Aan, warga kecil saat diwawancarai TangerangNews di Jalan Promoter 3, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis, 14 Oktober 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kemunculan lukisan mural berisi kritikan keras terkait keadilan dan hukum di Jalan Promoter 3, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, mengundang reaksi warga sekitar. 

Salah satunya seperti yang diungkapkan Aan, 32, pemilik usaha ayam bakar yang berlokasi tepat di sebrang tembok yang dilukis tersebut. 

Sebagai warga kecil, Aan sepakat dengan makna tulisan yang dicurahkan ke dalam mural itu. 

"Sesuai fakta yang ada mungkin ya. Sekarang kita lihat bukti yang nyata aja deh, bisa kita lihat di media seperti apa," ujar Aan saat ditemui TangerangNews.com pada Kamis, 14 Oktober 2021. 

Menurutnya, lukisan berisi kritikan keras itu merupakan penyampaian aspirasi masyarakat kecil. 

Baca Juga : 

"Masyarakat kecil mungkin hanya bisa menumpahkan (kritikan) itu lewat mural. Lewat seni gitu," katanya. 

Melihat banyaknya fenomena lukisan mural yang dihapus lantaran isi kritiknya, Aan pun ikut bersuara. 

Menurutnya, karya seni yang syarat akan kritikan itu tak perlu dihapus. Langkah petugas untuk menghapus lukisan tersebut, justru menimbulkan tanda tanya. 

"Kalau saya sih selama itu enggak menganggu, kenapa harus dihapus. Kalau mungkin itu dihapus, kan ada apa gitu. Jadi di mata masyarakat yang harusnya biasa saja, tapi justru jadi menimbulkan tanda tanya," ungkapnya. 

Adapun lukisan mural tersebut, sebenarnya sudah tergambar sejak lama. "Sebetulnya gambar mah udah lama banget. Saya saja sudah tiga tahun lebih di sini, itu gambar sudah ada. Yang gambar juga gak tahu siapa," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TANGSEL
Bukan Bom, Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat Diduga Akibat Tabung Gas Pematang Buah

Bukan Bom, Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat Diduga Akibat Tabung Gas Pematang Buah

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama jajaran terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti ledakan hebat yang mengguncang Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan,

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan bonus dengan total nilai sebesar Rp8,032 miliar kepada atlet pelajar yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill