Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan penumpang yang membawa buaya dan ular.
Hewan tersebut diselundupkan di dalam empat koper berukuran besar. Petugas mencurigai saat koper melintasi mesin x-ray di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (13/9/2017) kemarin. Keempat koper milik warga negara Arab Saudi berinisial AA itu belakangan diketahui memuat sejumlah hewan yang dilindungi. BACA JUGA : Baby Lobster Puluhan Miliar diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta
"Kedapatan saat akan terbang. Petugas Avsec mencurigai koper yang dibawa oleh AA. Saat diperiksa, ternyata ada sejumlah hewan di dalamnya yang terbungkus plastik," kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta, Eliza Suryati Roesli, Kamis (14/9/2017).
Eliza menjelaskan, di dalam empat koper yang dimaksud, tercatat ada 65 ekor kura-kura, sembilan ekor ular, lima ekor biawak, sepuluh ekor buaya, empat ekor musang, dan delapan ekor lintah. Dari semua hewan di dalam koper tersebut, dua ekor kura-kura dan tiga ekor musang didapati dalam kondisi mati. BACA JUGA : 'Demi keselamatan Penerbangan, Siapa pun tak bisa menolak Diperiksa petugas Bandara'
Hingga kini pihaknya masih memeriksa pemilik koper tersebut, termasuk menggali keterangan mengenai tujuan dia membawa hewan tersebut dan dari mana saja asal hewan-hewan itu.(DBI)
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TODAY TAGSuasana Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Karang Tengah, seketika berubah menjadi ruang diskusi hangat pada Kamis 2 April 2026 sore.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews