Connect With Us

Komunitas Bandara Soekarno-Hatta Perangi Hoax

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 April 2018 | 09:00

Kegiatan Deklarasi dalam menanggapi maraknya peredaran berita palsu atau biasa disebut Hoax, Senin (2/4/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata) adalah gerakan yang mengalir atas kepedulian dari berbagai instansi yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Gerakan ini lantas disatukan dalam satu wadah komunitas Bandara Soekarno-Hatta. 

Harapannya tentu agar banyak yang tergerak untuk bergabung dalam berbagai persoalan yang mengemuka , salah satunya  berinisiatif dalam memerangi Hoax diera digital yang terjadi seperti saat ini. 

BACA JUGA:

“Melalui Bandara Soekarno-Hatta mari kita bersama-sama bergotong royong  memajukan negeri dengan perpaduan perkembangan zaman yang terus bertransformasi secara digital dengan menolak Hoax,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan, Senin (2/4/2018).   

Deklarasi ini merupakan upaya dalam menanggapi maraknya peredaran berita palsu atau biasa disebut Hoax yang peredarannya biasanya bersumber dari media sosial di Indonesia belakangan ini.  

“Kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat seluruh stakeholder yang berada di pintu gerbang utama indonesia ini agar menggunakan media sosial secara positif dengan tidak menyebarkan berita palsu,” terangnya.  

Perkembangan pertumbuhan airlines dan penumpang di bandara begitu pesat saat ini, terutama di Bandara Soekarno-Hatta diketahui pada 2017 jumlah penumpang tembus mencapai 63 juta meningkat delapan persen. 

“Selain itu terjadi transformasi besar-besaran dalam hal fasilitas dan layanan di era milenial ini.  Munculnya gerakan memerangi hoax ini karena begitu banyak masyarakat yang telah menjadi korban penipuan yang merugikan dengan sangat mahal. Mari bersama-sama kita putus dan tuntaskan peredarannya,”  

Wakan menambahkan. “Kita sebagai garda terdepan dapat berperan aktif dengan memeranginya dan menyaring mana berita yang benar dan mana yang tidak,” tuturnya. 

“Dengan berkerja sama tentunya hal ini akan semakin memperkuat langkah kita memerangi hoax.  Semoga deklarasi ini dapat menghentikan Hoax dan dapat memberikan inspirasi bagi kita semua   untuk terus berkarya untuk memajukan NKRI,” tuntasnya.(DBI/RGI)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill