KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3,4 Kg narkotika jenis sabu yang disita polisi dari pelaku penyelundupan melalui Bandara Soekarno-Hatta dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin Incenerator, dengan suhu diatas 1000 derajat celcius di Garbage Plant, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/4/2018).
Kapolresta Bandara Soetta AKBP Victor Togi Tambunan mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 16 tersangka.
Lima tersangka di antaranya merupakan wanita. Mereka diamankan dengan modus menyimpan narkotika jenis sabu di dalam bra dan pembalut melalui Bandara Soetta.
BACA JUGA:
"Hari ini pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dari 5 laporan polisi. Seluruhnya ada 3.434 gram narkotika jenis sabu. Dengan jumlah tersangka seluruhnya yang kita amankan ada 16 orang, sedangkan tiga lainnya berada di lapas lapas,” ujarnya.
Kapolres mengungkapkan, jaringan narkotika memilih wanita sebagai kurir untuk menyelundupkan barang haram tersebut masuk ke Indonesia dengan berbagai modus.

“Mereka memasukkan narkotika jenis sabu menggunakan penerbangan dari Malaysia dengan modus memasukan atau menyelipkan barang bukti narkoba ini dalam pembalut dan bra,” ucapnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews