Connect With Us

3,4 Kg sabu dari Kurir Wanita Dimusnahkan di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 April 2018 | 15:00

Kapolresta Bandara Soetta AKBP Victor Togi Tambunan saat memusnahkan 3,4 Kg narkotika jenis sabu dengan cara dibakar menggunakan mesin Incenerator dengan suhu diatas 1000° Celcius di Garbage Plant, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/4/2018). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3,4 Kg narkotika jenis sabu yang disita polisi dari pelaku penyelundupan melalui Bandara Soekarno-Hatta dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin Incenerator, dengan suhu diatas 1000 derajat celcius di Garbage Plant, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/4/2018).

Kapolresta Bandara Soetta AKBP Victor Togi Tambunan mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 16 tersangka.

Lima tersangka di antaranya merupakan wanita. Mereka diamankan dengan modus menyimpan narkotika jenis sabu di dalam bra dan pembalut melalui Bandara Soetta.

BACA JUGA:


"Hari ini pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dari 5 laporan polisi. Seluruhnya ada 3.434 gram narkotika jenis sabu. Dengan jumlah tersangka seluruhnya yang kita amankan ada 16 orang, sedangkan tiga lainnya berada di lapas lapas,” ujarnya.

Kapolres mengungkapkan, jaringan narkotika memilih wanita sebagai kurir untuk menyelundupkan barang haram tersebut masuk ke Indonesia dengan berbagai modus.



“Mereka memasukkan narkotika jenis sabu menggunakan penerbangan dari Malaysia dengan modus memasukan atau menyelipkan barang bukti narkoba ini dalam pembalut dan bra,” ucapnya.



Sebelum dimusnahkan, sabu tersebut terlebih dahulu diuji kadar serta keasliannya oleh tim Labfor Mabes Polri. Terlihat jelas reaksi kimia dari narkoba ini ketika dicampur menggunakan cairan khusus.

Setelah diuji, baru lah barang haram itu dimusnahkan. Dengan cara dibakar memasukannya ke dalam mesin incenerator. Bahkan para tersangka juga turut memasukan narkotika yang diselundupkannya ini ke dalam mesin pembakaran itu.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

BANTEN
10 Ribu Karyawan di Banten di-PHK, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

10 Ribu Karyawan di Banten di-PHK, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:30

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan pemutusan hubungan kerja sepanjang 2025 yang mencapai lebih dari 88 ribu orang secara nasional. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 77 ribu pekerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill