Connect With Us

Jalan Perimeter Selatan Dibuka, Hotel & Restoran Kembali Untung

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Juli 2019 | 11:12

Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang telah dibuka untuk diujicoba, Senin (20/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Jalan Perimeter Selatan merupakan akses jalan menuju Kota Tangerang dari Bandara Soekarno-Hatta.

Aktivitas di jalan tersebut rupanya berpengaruh terhadap penghasilan para pengusaha hotel dan restoran di Kota Tangerang, khususnya di kawasan Neglasari.

Seperti diketahui, kawasan Neglasari merupakan lokus keberadaan sejumlah hotel dan restoran karena lokasi ini dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta.

Ketua PHRI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan, pasca dibukanya Jalan Perimeter Selatan pada Kamis (30/5/2019), penghasilan hotel dan restoran pun kembali tumbuh.

"Yang jelas setelah Jalan Perimeter Selatan dibuka ada dampak walaupun masih terasa sedikit. Ya semakin tumbuh penghasilannya," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (5/7/2019).

BACA JUGA:

Kata Oman, sebelumnya saat Jalan Perimeter Selatan ditutup terhitung selama kurang lebih setahun, penghasilan hotel dan restoran pun mengalami penurunan.

"Ada, dampaknya adalah orang-orang bandara malas ke sini atau jauh berputar-putar," katanya.

Oman berharap, pengusaha hotel dan restoran di Kota Tangerang dapat mencapai target penjualan pasca dioperasikannya Jalan Perimeter Selatan ini.

Sehingga, ekonomi di Kota Tangerang semakin menggeliat karena berkaitan juga dengan pendapatan asli daerah (PAD).

"Karena kemarin kita ditarget PAD dari hotel dan restoran pada tahun 2018 sebanyak Rp260 miliar. Tahun 2019 targetnya naik jadi Rp300 miliar. Nah, ini dibuka Jalan Perimeter kemungkinan target akan tercapai," tukasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill