Connect With Us

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Diganti

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 8 November 2019 | 22:37

Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian Rishadi. (Dokumen. Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta. / Dokumen. Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta.)

 

TANGERANGNEWS.com—AKBP Arie Ardian Rishadi dimutasi dari jabatan Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta.

Jabatannya digantikan AKBP Adi Ferdian Saputra yang merupakan Kabagbinkar Rosdm Polda Metro Jaya.

Mutasi Arie Ardian tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3020/XI/KEP./2019 yang terbit pada Jumat (8/11/2019).

Surat telegram tersebut diteken Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Eko Indra.

Dalam mutasi ini, Arie Ardian dipromosikan menjadi Kapolres Metro Jakarta Timur menggantikan posisi Kombes Ady Wibowo.

Baca Juga :

 

Ady sendiri diketahui akan mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Polri.

Arie Ardian belum lama menjabat sebagai Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta. Ia hanya menjabat kurang dari dua bulan.

Selama menjabat, ia berhasil mengungkap sejumlah kasus. Di antaranya, seperti kasus pemalsuan dokumen negara, upaya penyelundupan narkoba, hingga pendodosan tas.(RMI/HRU)

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill