Connect With Us

Solidkan Barisan, Ansor Banten Gelar Rakor di Cikupa

Mohamad Romli | Rabu, 4 Oktober 2017 | 12:00

Rapat Kordinasi Wilayah GP Ansor Provinsi Banten, Rabu (4/10/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banten menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Hotel Amaris, Citra Raya, Cikupa.Rabu (4/10/2017).

Acara yang dihelat selama dua hari sejak Selasa (3/10/2017) tersebut selain untuk mensolidkan barisan organisasi juga membahas berbagai persoalan strategis organisasi kepemudaan yang berdiri sejak 24 April 1934.

"Rakor ini untuk mensosialisasikan hasil konferensi besar Gerakan Pemuda Ansor  XXII di Surabaya juga membahas hal-hal strategis organisasi," ujar Ahmad Nuri, Ketua Pimpinan Wilayah Ansor Banten, Rabu (4/10/2017).

BACA JUGA : Khilafah, Komunisme dan Kapitalisme diwaspadai Ansor Tangerang

Hal strategis tersebut, lanjut Nuri membahas persoalan internal organisasi diantaranya kaderisasi dan pembahasan program organisasi.

"Untuk program organisasi kami tekankan pada segmen membangun kemandirian organisasi melalui pemberdayaan ekonomi, karena Ansor Pusat sudah melaunching beberapa segmen usaha seperti Sorban Nusantara, magang kerja ke Jepang dan ARK Ekspress," tambahnya.

Tiga segmen usaha tersebut yang kini tengah diupayakan Ansor Banten dikontekstualkan dalam program Ansor Banten, sehingga diharapkan kemandirian organisasi benar-benar bisa terwujud.

"Sorban Nusantara misalnya travel umroh yang sangat murah untuk kader-kader Ansor, ini juga yang akan kami rumuskan di sini," tambahnya.

BACA JUGA : Ansor: Tangerang Masuk Zona Merah Radikalisme

Selain itu, Rakor yang dihadiri Pimpinan Cabang (PC) Ansor serta pengurus Banser se-Banten tersebut juga membahas kondisi kekinian yang tengah terjadi di tanah air, persoalan politik, sosial dan ekonomi turut dibahas kemudian dirumuskan dalam bentuk rekomendasi.

"Dalam situasi yang destruksi ini dimana kebangsaan kita dalam pertarungan panjang sehingga Ansor harus menjadi garda terdepan, merevitalisasi komitmen kebangsaan," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill