Connect With Us

Tim Basket 3x3 Banten Gagal Berlaga di Pra PON

Mohamad Romli | Rabu, 26 Juni 2019 | 21:33

| Dibaca : 340

Tim Basket 3X3 Kota Tangerang dalam sebuah pertandingan beberapa waktu yang lalu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Banten gagal mengirim tim Basket 3x3 untuk berlaga pada babak kualifikasi PON XX 2020 Papua. Hal tersebut lantaran, Pengurus Pengprov (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banten terlambat memberikan daftar nama pemain yang akan diturunkan di Pra PON kepada Pengurus Besar (PB) Perbasi.

Akibatnya, tim Basket 3x3 Banten untuk Pra PON pun tak lolos Verifikasi. Seharusnya, Data nama pemain serta Official sudah diterima pada 17 Mei 2019 lalu. 

"Hasil verifikasi panitia 3x3 bahwa tim banten ga bisa ikut serta karena tidak lolos verifikasi. Pengprov punya dead line waktu yang sudah di tentukan. Kami tidak bisa memenuhi permintaan itu dan khusus 3x3 Karena data pemain menggunakan sistem online. Yang buka link-nya adalah FIBA, bukan Pengprov lagi," ujar Sekretaris Umum Perbasi Banten Donny Hermawan kepada wartawan, Rabu, (26/6/2019).

BACA JUGA:

Doni mengakui adanya kesalahfahaman yang terjadi antara Pengrov Perbasi Banten dengan Pengcab Perbasi Kota Tangerang. "Ini memang ada miss komunikasi antara Pengprov Perbasi Banten dan tim yang ditunjuk untuk tangani tim 3x3," imbuhnya.

Meski gagal untuk nomor 3x3, Perbasi Banten kini tengah fokus dalam mematangkan persiapan tim 5x5 Basket yang dipastikan berlaga di Pra PON. Tim Basket 5x5 Banten saat ini terbentuk, total ada 12 pemain dari tim Putra dan 12 pemain dari tim putri. Pemain tersebut didapat dari hasil seleksi yang digelar Perbasi Banten sebanyak 3 tahap serta dari hasil Talent Scouting.

"Dan kita sekarang sedang fokus ke 5x5 dan persiapan sudah siap tanding dan mohon doanya agar bisa lolos ke PON XX Papua 2020," ujar Doni.

Ketua Bidang Prestasi Perbasi Kota Tangerang, Audy Pahala menyayangkan hal tersebut dapat terjadi. Padahal, Tim 3x3 Banten menurut Audy sangat berpotensi lolos PON Papua XX 2020. Dia pun menilai Pengprov Perbasi Banten tak serius dalam menangani tim Basket 3x3.

"Saya telusuri kan ada surat dari pusat ke Pengprov kemudian surat ini tidak di follow up oleh pengprov. Daerah lain se-Indonesia pun mereka follow up surat keikutsertaan itu. Lalu mereka kirim sementara daftar nama_nama, kemudian nama pemain itu bisa direvisi. saya tidak mengerti dengan Pengprov Banten," ujarnya.

Sebelumnya, Pengprov Perbasasi Banten telah menunjuk Pengcab Perbasi Kota Tangerang untuk membentuk tim 3x3 Banten. Penunjukkan tersebut dilakukan lantaran prestasi Kota Tangerang di Cabor Basket 3x3 sangat baik. 

"Tanggal 6 Mei itu Pengprov Banten meminta kepada Perbasi Kota Tangerang untuk membentuk tim Basket 3x3. Pengprov sanggup atau tidak untuk memenuhi semua biaya kalau dibebani ke Kota saya tidak mau. Lalu mereka menyanggupi. Lalu saya bantu tunjuk pelatihnya dan beberapa pemainnya," ujarnya.

Namun, diakui Audy tidak ada penunjukkan secara resmi dari Pengrov Perbasi Banten kepada Pengcab Kota Tangerang untuk membentuk tim Basket 3x3. "Seolah-olah, 3x3 Banten ini seratus persen tanggung jawab Kota Tangerang. Padahal secara resmi, mereka memberi mandat saja tidak ada. tidak ada pernyataan resminya," pungkasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Batu Bara di Kapal Tongkang Terbakar di Merak

Batu Bara di Kapal Tongkang Terbakar di Merak

Kamis, 18 Juli 2019 | 19:49

TANGERANGNEWS.com - Muatan di kapal CB 121 Banjarmasin yang berisi batu bara terbakar dan mengeluarkan asap tebal. Muatannya terbakar sudah

PROPERTI
Cerita Komunitas Pengawal Ambulans di Tangsel, Pernah Dicaci Hingga Ditabrak

Cerita Komunitas Pengawal Ambulans di Tangsel, Pernah Dicaci Hingga Ditabrak

Jumat, 5 Juli 2019 | 13:22

TANGERANGNEWS.com-Di Indonesia keberadaan mobil ambulans yang melaju dengan sirine kerap kali masih disepelekan pengendara di jalan.

KAB. TANGERANG
Lubang di Jembatan Cimanceuri Biang Kecelakaan, Warga Minta Ditutup

Lubang di Jembatan Cimanceuri Biang Kecelakaan, Warga Minta Ditutup

Jumat, 19 Juli 2019 | 14:22

TANGERANGNEWS.com - Jembatan Cimanceuri, Balaraja yang berlubang kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Warga pun meminta pihak yang bertanggung jawab untuk segera menutupnya.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt