Connect With Us

PT Lotte Chemical Indonesia Tanam 15.000 Pohon Mangrove di Karangantu

Mohamad Romli | Kamis, 18 Juli 2019 | 17:13

PT Lotte Chemical Indonesia saat menanam 15.000 pohon mangrove di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Karangantu, Kota Serang.. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - PT Lotte Chemical Indonesia menanam 15.000 pohon mangrove di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Karangantu, Kota Serang. Penanaman ini sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan yang saat ini tengah melakukan pematangan lahan.

Dalam proses pematangan lahan tersebut, ada sekitar 3.000 tanaman mangrove yang dinilai bukan sebagai wilayah konservasi hutan mangrove.

Presidem Ditektur PT Lotte Chemical Indonesia Kim Yong Ho saat menanam bibit pohon mangrove di sekitar pesisir pantai.

Atas pematangan lahan itu, perusahaan perlu melakukan tindakan pemindahan tanaman mangrove. Namun, pemindahan itu akhirnya dipilih lokasi di pesisir Kota Serang.

Presidem Ditektur PT Lotte Chemical Indonesia Kim Yong Ho saat menanam bibit pohon mangrove di sekitar pesisir pantai.

"Prinsip-prinsip manajemen Lotte Chemical adalah menghargai dan menjaga keharmonisan dengan lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu kami ingin terus bergandengan tangan dengan pemerintah serta masyarakat untuk pelestarian lingkungan hidup khususnya memastikan pelestarian pohon mangrove untuk keberlangsungan ekosistem pantai di wilayah ini," kata Presidem Ditektur PT Lotte Chemical Indonesia Kim Yong Ho, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga :

Untuk itu, PT Lotte Chemical menanam sebanyak 15.000 pohon mangrove di sepanjang pesisir pantai Karangantu. Penanaman ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, LSM Rekomvasi Bhumi.

"Penanaman pohon mangrove ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat wilayah untuk mengurangi dampak abrasi laut maupun tsunami, serta peresapan air laut ke daratan," tuturnya.

Pohon mangrove ini diharapkan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan dapat tumbuh secara baik dan memberikan fungsi yang optimal bagi wilayah pesisir Banten. (MI/MRI/HRU).

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

BANTEN
Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:28

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan rekonstruksi pada ruas Jalan Teluknaga–Dadap, Kabupaten Tangerang yang kondisiya rusak parah hingga kerap dikeluhkan masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill