Connect With Us

AC Meledak, Indomaret di Serang Kebakaran

Mohamad Romli | Senin, 22 Juli 2019 | 09:52

Tampak pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang berkobar di sebuah waralaba di Margatani, Kramatwatu, Kabupaten Serang. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Sebuah waralaba terbakar dan menghanguskan bangunan serta makanan ringan di Margatani, Kramatwatu, Kabupaten Serang. Api diduga berasal dari air conditioner (AC) yang meledak.

Ledakan pendingim ruangan itu diduga akibat korsleting listrik, api pertama kali muncul sekitar pukul 05.00 WIB. Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

"Pada jam 05.30 WIB pagi ada warga yang mendengar ledakan di dalam Indomaret," kata Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma dalam keterangannya, Senin (22/7/2019).

Baca Juga :

Petugas yang datang ke lokasi langsung memadamkan api yang menghanguskan beberapa bagian bangunan dan makanan ringan. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB.

"satu unit kios (Indomaret) permanen rusak ringan dan beberapa makanan ringan terbakar," ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Api sudah berhasil dipadamkan dan petugas kembali ke markas komando Damkar Kabupaten Serang. (MI/MRI/RGI)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill