KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Warga Cilegon menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas di lokasi galian batu milik PT Sani Persana di Lingkungan, Rombongan, Kecamatan Ciwandan, Cilegon. Kondisi mayat saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk.
Mayat tersebut ditemukan saat seorang warga bernama Suneni memeriksa lokasi galian batu yang sudah tak terpakai.

Saat turun dari atas bukit, ia mencium bau menyengat. Setelah ditelusuri bau tersebut ternyata berasal dari mayat yang sudah membusuk.
"Setelah memeriksa lokasi galian batu yang sudah tidak beroperasi. Kemudian Suneni alias Jon dan Atullah mencium bau busuk menyengat yang selanjutnya ditelusuri asal dari bau menyengat tersebut," kata Panit I Reskrim Polsek Ciwandan Iptu Usep Lili, Rabu (14/8/2019).
Baca Juga :
Setelah ditelusuri, bau menyengat tersebut berasal dari mayat Mr. X yang terkapar dan kondisinya membusuk. Warga langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
"Setelah ditelusuri ternyata ditemukan sesosok mayat laki-laki yang sudah membusuk sehingga tidak dapat dikenali. Kemudian saksi menghubungi ketua RT dan juga anggota Polsek Ciwandan," ujarnya.
Mayat tanpa identitas itu dibawa ke RS Drajat Prawiranegara Serang untuk diautopsi. (MI/MRI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Provinsi Banten.
Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews