Connect With Us

Sandar di Pelabuhan Banten Kini Tak Perlu ke Kantor, Cukup Pakai Aplikasi

Muhamad Ikbal | Kamis, 5 September 2019 | 14:49

Kegiatan peluncuran aplikasi Hapi Pape (harmonisasi inaportnet dalam pelayanan pelabuhan) di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com  - Kapal-kapal yang hendak sandar di pelabuhan Banten baik pelabuhan umum maupun terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) kini tak perlu datang ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten. Cukup memakai aplikasi dalam mengurus izin sandar dan bongkar muat.

Untuk mempercepat proses perizinan berupa informasi barang dan dokumen, KSOP Banten meluncurkan sebuah aplikasi yang diberi nama Hapi Pape (harmonisasi inaportnet dalam pelayanan pelabuhan). Hapi Pape diluncurkan untuk mengakomodir proses perizinan di TUKS yang ada di Banten.

Kegiatan peluncuran aplikasi Hapi Pape (harmonisasi inaportnet dalam pelayanan pelabuhan) di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten.

"Jadi Hapi Pape ini adalah dalam rangka harmonisasi pemanfaatan inaportnet pada kegiatan pelayanan kepelabuhanan di pelabuhan Banten. Ini diharapkan menjadi pionir bagi pelayanan innaportnet bagi TUKS, karena untuk seluruh Indonesia baru di Banten ini, mudah-mudahan ini akan dicontoh oleh pelabuhan lain yang memiliki TUKS," kata Kepala KSOP Kelas I Banten Herwanto kepada wartawan, Kamis (5/9/2019).

Di Banten, lanjut Herwanto, terdapat 57 TUKS di sepanjang pesisir. TUKS rata-rata milik industri yang berada di Banten. Sistem inaportnet sebenarnya sudah ditetapkan di pelabuhan umum seperti Pelabuhan Banten (Pelindo II) maupun Krakatau Bandar Samudera (KBS). Namun, untuk pelayanan di TUKS masih manual.

Baca Juga :

Hari ini, Kamis (5/9) KSOP resmi meluncurkan sistem tersebut untuk TUKS. Penerapan ini diklaim pertama di Indonesia. Harapannya, sistem serupa dapat dicontoh oleh daerah lain agar proses perizinan lebih efisien.

"Di Banten ada 57 TUKS. Untuk BUP-nya sudah menggunakan innaportnet tapi TUKS-nya kan belum sehingga ini untuk pelayanannya kita harmonisasikan," kata dia.

Herwanto menambahkan, pada 2020 mendatang, semua TUKS di Banten diharapkan bisa menerapkan sistem tersebut. Pihak-pihak yang berkepentingan untuk menerapkan sistem inaportnet terlebih dahulu mendaftar.

Pihak KSOP kemudian akan mengecek sistem yang ada di terminal tersebut untum kemudian disetujui dan diregistrasi melalui sistem pusat di Kementerian Perhubungan.

"Sistem yang siap KBS, yang lain juga sudah siap tetapi mereka akan mendaftar dulu setelah mendaftar kita akan registrasi dan kita cek sarananya kalau sudah siap di 2020 sudah harus ada yang go," tuturnya.(RMI/HRU)

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill