Connect With Us

Hibah dari Perusahaan Cina, Polairud Banten Bangun Gedung Crisis Center

Muhamad Ikbal | Rabu, 18 September 2019 | 12:33

Groundbreaking pembangunan gedung crisis center di Mako Polairud. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com-Ditpolairud Polda Banten membangun gedung crisis center di Mako Polairud. Pembangunannya hasil dari hibah perusahaan asal Cina, PT China National Offshore Oil Corporation (CNOOC).

Gedung itu dibangun sebagai pusat komando dan pengendalian (kodal) saat terjadi bencana di laut. Dengan begitu, pusat pengendali dan koordinasi dilakukan ada tempat khusus. 

"Bukan hanya potensi kejahatan saja tetapi ada bencana, ada kejadian laka (kecelakaan). Jadi ada 3,  bencana, laka, dan kejahatan di laut. Mungkin ada pembajakan kapal, mungkin ada penyelundupan dan lain-lain," kata Direktur Polairud Polda Banten, Kombes Nunung Syaifudin kepada wartawan, Rabu (18/9/2019).

Selama ini, lanjut Nunung koordinasi yang dilakukan jika terjadi bencana berpusat di kapal. Seperti yang peristiwa kebocoran pipa gas milik PT CNOOC di perairan Bojonegara. Penanganannya dilakukan dengan koordinasi di atas kapal milik PT CNOOC.

Baca Juga :

"Nah waktu kebocoran pipa gas itu kita berkoordinasinya di kapal, nah ini kurang efektif. Kita ngumpul di salah satu kapal milik PT CNOOC waktu itu kita kita koordinasi dengan instansi terkait, ada dari BPBD, Lanal, KSOP," kata dia.

PT CNOOC merupakan perusahaan asal Cina yang bergerak di bidang minyak dan gas. Eksplorasi perusahaan itu berada di tenggara Sumatera dan Banten bagian utara. PT CNOOC juga menyuplai gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon.

Pada Juli 2018 lalu, pipa gas milik perusahaan Cina tersebut bocor di perairan Banten. Pasokan gas ke PLTGU sempat terganggu. Kasusnya saat tu ditangani oleh Ditpolairud Polda Banten. Akhir cerita kasus itu berbuah hibah berupa gedung crisis center Ditpolairud Polda Banten.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill