Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan sopir bus di terminal Merak, Banten dites urine. Saat petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Cilegon melakukan tes urine, ditemukan satu orang sopir diduga positif sabu.
Mereka yang dites urine adalah sopir bus yang mengantar penumpang tujuan Merak-Jakarta hingga Merak-Cirebon. Petugas menemukan sopir PO Primajasa positif mengandung zat amphetamin yang ada di dalam sabu-sabu
BACA JUGA:
"Baru satu yang terindikasi amphetamin, itu dari sabu," kata Kasat Narkoba Polres Cilegon AKP Panji Firmansyah, Senin (23/12/2019).
Polisi langsung melakukan pemeriksaan awal untuk mendalami temuan tersebut. Polisi masih melakukan interogasi kepada sopir yang diduga positif sabu
"Untuk sementara dari cek urine dari sabu tapi kita masih dalami kapan dia menggunakan kapan dia membeli, yang pasti kita lakukan interogasi awal," ujarnya.
Identitas sang sopir diberikan ke Dishub setempat. Polisi menyarankan sang sopir tidak diperkenankan untuk mengoperasikan kendaraan.
"Yang pasti kita tidak sarankan mengoperasikan bus," ujarnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan pada seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews