Connect With Us

Marak Aksi Gantung Diri di Tangerang, Bukti Kalau Banten Daerah Paling Tak Bahagia

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 23 September 2022 | 20:18

Ilustrasi sedih. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi bunuh diri masih kerap terjadi. Umumnya, bunuh diri disebabkan karena ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi situasi atau masalah tertentu. Mereka menganggap, bunuh diri merupakan jalan keluar terbaik.

Mengakhiri hidup dilakukan dengan beragam cara, salah satunya gantung diri. Adapun aksi gantung diri saat ini sedang marak terjadi di Tangerang. 

TangerangNews mencatat sepanjang 2021 sampai menjelang akhir September 2022, ada sebanyak 15 insiden aksi gantung diri.

Aksi gantung diri itu terjadi di wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Adapun penyebab gantung diri tersebut beragam. Ada yang disebut karena faktor ekonomi dan faktor depresi.

Rupanya, maraknya aksi gantung diri ini sebagai bukti bahwa Provinsi Banten memang menjadi daerah yang paling tidak bahagia dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.

Baca Juga :

Banten menjadi daerah paling tidak bahagia tersebut berdasarkan rilis Indeks Kebahagiaan Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) untuk tahun 2021.

Rilis indeks kebahagiaan BPS diukur menggunakan tiga dimensi, yakni kepuasan hidup perasaan, dan makna hidup tersebut. 

Hasil surveinya, Banten mendapat nilai 68,08. Skor indeks kebahagiaan Banten ini paling rendah dibandingkan dengan provinsi lainnya.

Nilai Banten tersebut disusul oleh Bengkulu dengan total skor 69,74, kemudian Papua dengan skor 69,87. Selain itu DKI Jakarta memiliki skor 70,68.

Di sisi lain, provinsi dengan Indeks Kebahagiaan 2021 paling tinggi adalah provinsi Maluku Utara dengan perolehan skor 76,34. Selanjutnya disusul tipis oleh Kalimantan Utara (76,33) dan Maluku (76,28).

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

KAB. TANGERANG
Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Kebutuhan Tinggi, Kementerian PKP Segera Bangun 2.539 Rumah di Kabupaten Tangerang

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:11

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat realisasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill