Connect With Us

Jadi Startup Cukur Rambut Online, DKapster Berpotensi Sukses

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:00

Suasana kegiatan DKapster dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) di Summarecon Digital Center (SDC), Tangerang, Sabtu (17/8/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Industri berbasis digital terus tumbuh seiring laju industri 4.0. Beragam inovasi muncul untuk memudahkan konsumen mendapatkan layanan tertentu.

Seperti DKapster, startup aplikasi pesan kapster secara daring ( online ) ini terus menggeliat sejak diluncurkan dua tahun lalu.

"Kami ingin membangun suatu ekosistem digital yang luar biasa dan saling sinergi. Karena jaman sekarang ini bukan saling bersaing, tapi kolaborasi untuk menyatukan UMKM yang menjadi daya dobrak bagi dunia industri yang pesat ini," ujar Yopy Perdana Kusuma, Founder dan CEO DKapster di sela-sela seminar nasional, workshop, dan lomba cukur rambut ( hair battle ) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) yang dihelat DKaspster di Summarecon Digital Center (SDC), Tangerang, Sabtu (17/8/2019).

BACA JUGA:

"Berdasarkan data, hingga sekarang mitra kami sudah mencapai ratusan. Pelayanan kami kemarin baru tersedia di Jabodetabek, sekarang sudah mulai melayani senasional," imbuhnya.

Ia pun meyakini, bisnis yang digelutinya itu akan terus tumbuh, karena DKapster menjadi solusi bagi kemajuan barbershop, kesejahteraan kapster, dan kepuasan konsumen.

Ia menjelaskan, program booking pemesanan cukur rambut via DKapster dapat memajukan mitra barbershop karena tiada pembagian hasil. Dalam program ini, proses pelayanan cukur rambut dilakukan di lokasi barbershop.

"(Yang mendapat keuntungan) Booking diuntungkan owner karena cukur di tempat barbershop-nya. Jadi sepenuh kasih keuntungan untuk owner," katanya.

Sementara program on demand dapat memberikan kesejahteraan bagi para kapster yang menjadi mitra DKapster. Dalam program ini, pelayanan cukur rambut dilakukan di rumah atau tempat yang diinginan konsumen.

"Untuk on demand terdapat bagi hasil bahwa 20 persennya untuk aplikasi dan 80 persennya untuk kapster," katanya.

Yopy menerangkan, kepuasan konsumen yang bisa didapat adalah selain menerima pelayanan cukur rambut secara profesional, juga menerima pelayanan cepat dan berkualitas.

"Kami memberikan pelayanan terbaik sehingga konsumen bahagia," ucapnya.

Bahkan, bagi mitra yang berhasil menyelesaikan 500 pesanan cukur rambut selama setahun, DKapster akan memberikan penghargaan.

" Give away kami berikan sebagai upaya mendorong industri digital ini lebih pesat," imbuhnya.

Kini, DKapster sudah memiliki ratusan mitra. Pelayanan cukur rambut yang pemesanannya secara daring via aplikasi DKapster pun sudah tersedia di pulau Jawa.

"Target kami melayani konsumen secara nasional," pungkasnya.

Untuk melakukan pemesanan pengguna hanya mengklik-cukur-ganteng via aplikasi DKapster yang dapat diunduh di Play Store.(MRI/RGI)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill