Connect With Us

Buaya Besar Masuk ke Jayanti Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 22 Desember 2016 | 18:00

Buaya yang masuk ke perkampungan warga di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Penduduk di Kampung Parung Ceuri RT 02/01, Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pada Kamis (22/12.2016) dikejutkan dengan kedatangan seekor buaya yang masuk ke desa mereka. Meski sering melihat kemunculannya di Sungai Cidurian, namun warga tetap dibuat heboh.

Menurut salah seorang warga, yakni Rodin, sebenarnya warga sudah sering melihat kedatangan buaya ke desa mereka. Namun, kali ini mereka terkejut karena ukuran binatang reptil tersebut sangat besar. “Ya sebenarnya sudah biasa, tapi yang ini besar,” ujar Rodin.

Baca Juga : Adik Atut Dilaporkan Keroyok Warga

Dia menjelaskan, diperkirakan ukuran buaya itu miliki panjang 3 meter dengan berat sekitar 300 kilogram.  “Kami khawatir ada apa-apa, sampai akhirnya petugas polisi datang mendengar kabar ini,” ujarnya.

Akhirnya, buaya yang terlihat kekar tersebut berhasil ditangkap bersama-sama oleh penduduk desa.  Tubuh dan mulut dari buaya tersebut diikat dengan tambang dan bagian kepala atau matanya ditutup dengan sehelai baju.  Baca juga : Hilang kendali, Janu Aji Asmoro Tewas di Lippo Karawaci

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill