Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Penduduk di Kampung Parung Ceuri RT 02/01, Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pada Kamis (22/12.2016) dikejutkan dengan kedatangan seekor buaya yang masuk ke desa mereka. Meski sering melihat kemunculannya di Sungai Cidurian, namun warga tetap dibuat heboh.
Menurut salah seorang warga, yakni Rodin, sebenarnya warga sudah sering melihat kedatangan buaya ke desa mereka. Namun, kali ini mereka terkejut karena ukuran binatang reptil tersebut sangat besar. “Ya sebenarnya sudah biasa, tapi yang ini besar,” ujar Rodin.
Baca Juga : Adik Atut Dilaporkan Keroyok Warga
Dia menjelaskan, diperkirakan ukuran buaya itu miliki panjang 3 meter dengan berat sekitar 300 kilogram. “Kami khawatir ada apa-apa, sampai akhirnya petugas polisi datang mendengar kabar ini,” ujarnya.
Akhirnya, buaya yang terlihat kekar tersebut berhasil ditangkap bersama-sama oleh penduduk desa. Tubuh dan mulut dari buaya tersebut diikat dengan tambang dan bagian kepala atau matanya ditutup dengan sehelai baju. Baca juga : Hilang kendali, Janu Aji Asmoro Tewas di Lippo Karawaci
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews