Connect With Us

Sering Mengeluh Sakit, WN Belanda Tewas Gantung Diri di Lippo Karawaci

Mohamad Romli | Selasa, 22 Agustus 2017 | 12:00

Korban berinisial BW, 88. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-BW, 88, seorang warga negara Belanda ditemukan sudah tak bernyawa di Jalan Cendana 1 Nomor 1, perumahan Taman Ubud, Lippo Karawaci, Curug, Minggu (20/8/2017).

Korban yang tinggal bersama anak angkatnya sejak tahun 2008 dir umah tersebut, diduga mengakhiri hidupnya karena putus asa akibat penyakit menahun yang dideritanya. BACA JUGA : Diduga Terlilit Utang, Seorang Suami Gantung Diri di Serpong

"Korban sering sekali mengeluh kepada saksi tentang penyakitnya dan sering mengatakan akan melakukan bunuh diri," ujar Kasubag Humas Polres Tangsel, Selasa (22/8/2017).

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban tengah sendirian karena anak angkat korban beserta suami dan anaknya tengah berbelanja ke Supermall Karawaci. Saat tiba kembali di rumah tersebut sekitar pukul  12.50 WIB, korban tidak berada di kamarnya.

"Saksi kemudian mencari keberadaan korban dan ditemukan tergeletak dibawah tangga menuju lantai dua," tambahnya.

Awalnya korban diduga terjatuh, namun saat diperiksa, keluarga terkejut karena di leher korban terikat tali tambang plastik yang ujungnya diikat ke besi di tangga tersebut. Korban pun berusaha diberikan pertolongan pertama untuk memacu denyut jantung, namun tidak berhasil. BACA JUGA : Bunuh Diri, Pasutri Ditemukan Tewas Berpelukan di Karawaci

"Korban kemudian dibawa ke RS Siloam Karawaci untuk diberikan pertolongan dengan alat pemacu jantung, namun tidak juga berhasil," tukasnya.

Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka Oasis di Jatiuwung, Kota Tangerang. Dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti satu buah tali tambang plastik warna biru, satu buah buah gunting warna gagang kuning, satu buah kain pell dan gigi palsu korban.(RAZ)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill