Connect With Us

Komnas Anak: Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tangerang Meningkat

Mohamad Romli | Kamis, 7 September 2017 | 17:00

Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait menyatakan bahwa ada peningkatan kasus kekerasan anak di Kabupaten Tangerang dalam dua tahun terakhir.

"Laporan yang kami terima, tahun 2016 terjadi 29 kasus. Sampai Agustus 2017 hampir mencapai 90 kasus kekerasan terhadap anak, 50 persen diantaranya kasus kekerasan seksual," jelasnya, usai menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Kamis (7/9/2017). BACA JUGA : Bawa Sajam, Empat Pelajar yang Mau Tawuran Diamanakan di Balaraja

Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama Pemkab Tangerang dan pihak keluarga. "Partisipasi masyarakat harus digalakkan. Peringatan hari anak juga harus dijadikan momenum memutus mata rantai kekerasan terhadap anak baik yang dilakukan di rumah maupun di sekolah," tukasnya.

Aris juga menekankan kepada orang tua untuk memberikan perlindungan kepada anak dari bahaya penanaman paham kekerasan dan ujaran kebencian yang saat ini sedang merebak, terutama melalui media sosial. Ia berpesan, keluarga harus menjadi benteng kokoh agar anak-anak Indonesia tidak menjadi korban kekerasan.

"Keluarga harus menanamkan nilai-nilai kebaikan agama, sehingga anak terhindar dari berbagai paham kekerasan," ujarnya. BACA JUGA : Demi Anak, Janda Muda Jual Sabu di Tangerang

Selain itu, keluarga juga harus menjadi ruang yang membuat anak tetap bergembira, sehingga kesulitan ekonomi atau masalah lainnya di dalam keluarga tidak merenggut hak anak untuk mendapatkan kebahagiaan.

"Misalnya tidak ada alasan karena mamahnya tidak punya uang anak tidak boleh tersenyum," tambahnya.(RAZ)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill