Connect With Us

Dor! Dor! Polisi Vs Pengedar Uang Palsu Baku Tembak di Cisoka Tangerang

Mohamad Romli | Selasa, 26 September 2017 | 09:00

Ilustrasi penembakan (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Ulah dua pengedar uang palsu, DS dan LT cukup meresahkan warga, karena selain sering berbelanja dengan uang palsu di wilayah Balaraja dan Cisoka.  Sepak terjang kedua warga Lampung akhirnya dihentikan oleh jajaran Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Minggu (24/9/2017).

Namun, bukan perkara mudah untuk menangkap kedua pelaku. Sebab, mereka membawa senjata api jenis air soft gun. Sehingga pada saat akan ditangkap  mereka sempat melakukan perlawanan. Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Ipda Maskuri mengatakan, kedua pelaku sudah satu bulan melakukan aksinya. Gerak-gerik pelaku tercium oleh petugas setelah adanya laporan dari masyarakat. BACA JUGA : 4 Pengedar Uang Palsu di Panongan Dibekuk

"Mereka berhasil kami tangkap setelah dilakukan penyelidikan, karena adanya laporan mengenai peredaran uang palsu di wilayah Balaraja dan Cisoka," ujarnya, Selasa (26/9/2017). Maskuri juga mengatakan, dasar penangkapan terhadap kedua pelaku karena terbukti berbelanja dengan uang palsu di Kampung Solear, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Minggu (24/9/2017).

Maskuri

Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Ipda Maskuri saat menunjukan barang bukti.

Saat ditangkap, selain pihaknya mendapatkan barang bukti uang palsu,  juga mengamankan dua pucuk senjata api jenis air soft gun berikut lima butir pelurunya.  "Mereka melakukan perlawanan dengan menembaki anggota kami saat akan ditangkap.  Akhirnya kami melakukan tindakan terukur dan terarah melumpuhkan kedua tersangka dengan menembak kakinya," tambahnya. BACA JUGA : Pengedar Uang Palsu di Tangerang Dibekuk

Menurut keterangan kedua pelaku, uang palsu tersebut didapat dari seseorang yang masih dilakukan pengejaran oleh aparat. Untuk mendapatkan uang palsu sebanyak Rp500 ribu, pelaku membeli seharga Rp300 ribu dengan menggunakan uang asli.  “Uang palsu tersebut dibelanjakan kedua tersangka di warung - warung pinggir jalan,” tukasnya.(DBI)

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill