ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 84 keluarga korban kebakaran pabrik kembang di Kosambi beberapa waktu yang lalu mendapatkan bantuan dari Pemkab Tangerang. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Masjid Baitusalam, Kosambi, Kamis (30/11/2017).
BACA JUGA : Zaki Minta Kewenangan Pengawasan Tenaga Kerja Dikembalikan ke Pemda
BACA JUGA : Bupati Tangerang Zaki Terima Penyerahan Rekor Muri
Isak tangis keluarga korban mewarnai prosesi penyerahan bantuan tersebut. Suryadi, 42, yang kehilangan istrinya, Juroh, 37, karena tewas dalam insiden memilukan tersebut tak kuat membendung air matanya. Dia menerima bantuan Rp15 juta dari Pemkab Tangerang.
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat buat kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Selain istri Suryadi, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kebakaran itu menewaskan 40 orang karyawan, dan 44 orang lainnya mengalami luka bakar. Korban tewas mendapatkan bantuan Rp15 juta, luka berat Rp10 juta, sementara luka ringan Rp5 juta.
Kepada keluarga korban, Zaki pada kesempatan itu menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam. Ia berharap persitiwa serupa tidak pernah kembali terjadi, sehingga ia meminta semua pihak untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Saya turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga korban, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat," ujar Zaki.(RAZ/HRU)
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews