Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang
Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:49
Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 84 keluarga korban kebakaran pabrik kembang di Kosambi beberapa waktu yang lalu mendapatkan bantuan dari Pemkab Tangerang. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Masjid Baitusalam, Kosambi, Kamis (30/11/2017).
BACA JUGA : Zaki Minta Kewenangan Pengawasan Tenaga Kerja Dikembalikan ke Pemda
BACA JUGA : Bupati Tangerang Zaki Terima Penyerahan Rekor Muri
Isak tangis keluarga korban mewarnai prosesi penyerahan bantuan tersebut. Suryadi, 42, yang kehilangan istrinya, Juroh, 37, karena tewas dalam insiden memilukan tersebut tak kuat membendung air matanya. Dia menerima bantuan Rp15 juta dari Pemkab Tangerang.
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat buat kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Selain istri Suryadi, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kebakaran itu menewaskan 40 orang karyawan, dan 44 orang lainnya mengalami luka bakar. Korban tewas mendapatkan bantuan Rp15 juta, luka berat Rp10 juta, sementara luka ringan Rp5 juta.
Kepada keluarga korban, Zaki pada kesempatan itu menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam. Ia berharap persitiwa serupa tidak pernah kembali terjadi, sehingga ia meminta semua pihak untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Saya turut berdukacita yang mendalam kepada keluarga korban, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat," ujar Zaki.(RAZ/HRU)
Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews