Connect With Us

Cek Harga Sembako, Polisi Tangerang Blusukan ke Pasar

Mohamad Romli | Selasa, 12 Desember 2017 | 17:00

| Dibaca : 822

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan beserta jajarannya saat berdialog dengan pedagang beras di Di Pasar Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/12/2017). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com- Tim Satgas Pangan Polresta Tangerang melakukan pengecekan harga sembilan bahan pokok (Sembako) di dua pasar di Kabupaten Tangerang, Selasa (12/12/2017).

Di Pasar Tigaraksa, tim Satgas Pangan beserta aparat gabungan diantaranya Satpol PP dan pihak Kelurahan Tigaraksa sekitar pukul 14.00 WIB, mengecek perkembangan harga sembako di lokasi tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan berdialog langsung dengan pedagang sayur mayur, beras, serta pedagang sembako lainnya.  Hasilnya, didapatkan informasi harga sembako di pasar tersebut relatif stabil, sementara stok juga masih aman.

pasar

Agus, pedagang sayur mayur saat ditanya tim mengatakan, saat ini harga kentang Rp14 ribu per kilogram, cabai rawit Rp24 ribu per kilogram, bawang merah Rp20 per kilogram.

"Hanya cabai merah yang mengalami kenaikan dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, tomat dari harga Rp8 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram," ujarnya.

Kenaikan serupa terjadi pada komoditi lainnya yaitu beras. Riyanto, pedagang beras di pasar itu mengatakan terjadi kenaikan sebesar Rp500 untuk tiap liter beras.

Sementara harga daging sapi dan daging kerbau dijual dengan harga Rp110 ribu per kilogram. Harga sembako lainnya pun relatif stabil, harga telur ayam dijual seharga Rp25 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp10 ribu per kilogram dan gula putih Rp12 ribu per kilo gram.

Usai blusukan itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan kepada awak media mengatakan, ada empat komoditas yang termasuk kategori bahan kebutuhan pokok yaitu daging sapi, minyak goreng curah dan gula pasir masih terpantau stabil.

Adapun terhadap 11 komoditas pendukung lain seperti cabai, bawang merah dan telur, meski beberapa di antaranya mengalami kenaikan, namun masih tergolong wajar.

"Dua pekan menjelang Natal, harga-harga kebutuhan pokok masih terpantau stabil begitu juga dengan ketersediannya masih aman. Mudah-mudahan kondisi ini bisa bertahan hingga tahun baru 2018 nanti," ujarnya.

BACA JUGA :

Wiwin menegaskan, akan terus memantau fluktuasi harga dan stok sembako di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah hukum Polresta Tangerang sampai akhir tahun 2017.

Tim Satgas Pangan, tambah Wiwin akan menindak tegas jika ada oknum pedagang yang memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru ini untuk meraup keuntungan pribadi dengan menaikan harga.

"Kami juga menekankan kepada para pedagang untuk tidak coba-coba menimbun bahan kebutuhan pokok yang berdampak pada melonjaknya harga. Kami akan menindak setiap oknum pedagang yang bermain dengan stok dan harga sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," tukasnya.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Minggu, 2 September 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Astrella Cahaya, penyanyi cilik pendatang baru di industri musik tanah air meluncurkan album perdananya. Album berjudul Meraih Mimpi itu diluncurkan di Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu, Bintaro Tangsel, Minggu (2/9/2018).

MANCANEGARA
Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Sadis, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dibakar Hingga Tewas

Senin, 16 Juli 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita diperkosa dan dibakar hidup-hidup hingga tewas oleh sekelompok pria di India. Dari lima pelaku, dua diantaranya telah ditangkap kepolisian setempat.

PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie