Connect With Us

Terpeleset saat cuci karpet, Siswa SMP Tewas tenggelam di Panongan

Mohamad Romli | Sabtu, 23 Desember 2017 | 20:00

Masyarakat berkumpul menyelamatkan korban yang tewas tenggelam di danau bekas galian pasir di Desa Ranca Kalapa, Panongan, Sabtu, (23/12/2017). (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Adit, 16, warga Kampung Korelet, Desa Ranca Kalapa, Panongan tewas tenggelam di bekas galian pasir di kampung tersebut, Sabtu, (23/12/2017).

Korban yang masih duduk di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu, nyawanya tidak bisa diselamatkan saat petugas dari Polsek Panongan yang dibantu warga setempat berhasil mengevakuasinya sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Panongan, AKP Trisno Tahan Uji saat dihubungi TangerangNews.com  mengatakan, korban ditemani satu anggota keluarga hendak mencuci karpet dilokasi tersebut.

Namun, saat tiba dilokasi, kaki korban terpleset sehingga jatuh ke bekas galian pasir yang sudah menyerupai danau.

"Korban diduga tidak bisa berenang, sehingga tenggelam," ujarnya.

Melihat saudaranya tenggelam, satu anggota keluarga korban yang tengah bersamanya tersebut pun berusaha menyelamatkannya.

Namun karena kondisi air dilokasi tersebut cukup dalam, ia pun kemudian meminta bantuan warga setempat.

"Setelah berhasil dievakuasi, kondisi korban sudah tewas," tambahnya.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka yang juga tengah berduka, karena salah satu anggota keluarga korban belum lama juga ada yang meninggal dunia.

BACA JUGA :

"Korban mencuci karpet bekas tahlilan karena ada satu anggota keluarganya yang meninggal dunia," jelasnya.

Peristiwa tersebut menggegerkan warga setempat.

Trisno pun mengimbau warga di wilayah hukumnya untuk lebih berhati-hati menjaga anak-anaknya untuk tidak bermain dibekas galian pasir tersebut.

"Terlebih ini musim hujan, kedalaman air disana cukup dangkal," tukasnya.(DBI/HRU)

KAB. TANGERANG
223 Ribu Kasus TBC Belum Terdeteksi, Kemenkes Massifkan Skrining Lewat CGK

223 Ribu Kasus TBC Belum Terdeteksi, Kemenkes Massifkan Skrining Lewat CGK

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan perluasan pemeriksaan penyakit tuberkulosis (TBC) melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mencari lebih banyak kasus penyakit tersebut di Indonesia.

BANTEN
Kemarau Bikin Nyamuk di Rumah Makin Banyak, Ini Penjelasannya

Kemarau Bikin Nyamuk di Rumah Makin Banyak, Ini Penjelasannya

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:09

Keluhan mengenai nyamuk yang terasa semakin banyak belakangan ini ramai disampaikan warga, termasuk masyarakat di wilayah Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill