Connect With Us

Jutaan Warga Kabupaten Tangerang Belum Terdaftar di BPJS Kesehatan

Mohamad Romli | Kamis, 15 Maret 2018 | 18:00

Kantor cabang BPJS Kesehatan Tigaraksa (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sebagian besar penduduk Kabupaten Tangerang disinyalir belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Hal ini dapat dirunut dari jumlah yang sudah terdaftar di kantor BPJS Kesehatan cabang Tigaraksa.

Oca, petugas BPJS Kesehatan cabang Tigaraksa memaparkan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya per 9 Maret 2019, jumlah penduduk yang sudah mendaftar sekitar 1.042.571 jiwa.

Jumlah tersebut terbagi kedalam kategori peserta penerima bantuan iuran (PBI) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 947.571 jiwa, peserta yang didaftarkan oleh Pemda Kabupaten Tangerang dengan kuota 80 ribu jiwa dan peserta yang didaftarkan oleh Pemprov Banten dengan kuota 15 ribu jiwa.

BACA JUGA:

"Untuk peserta yang daftar perseorangan sebanyak 246.589 jiwa," ujarnya, Kamis (15/3/2018).

Namun Oca tidak bisa merinci jumlah data tersebut berdasarkan kategori kelas kepesertaan, karena data yang diterima pihaknya berdasarkan segmen PBI dan non PBI.

Jumlah kepesertaan tersebut jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Tangerang yang telah mencapai 3 juta lebih, tentu masih banyak yang belum terdaftar atau mendaftarkan diri menjadi peserta.

"Yang belum mendaftar silahkan segera mendaftar, mumpung masih dibuka dan sifat kepesertaan BPJS kesehatan wajib untuk seluruh rakyat Indonesia," terangnya.

Dijelaskannya juga, untuk mendaftar, sebagai peserta BPJS Kesehatan sangat mudah. Calon peserta cukup datang ke kantor layanan dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

"Saat mendaftar tidak boleh diwakilkan dan hanya yang ada dalam kartu keluarga saja yang bisa didaftarkan," terangnya Oca.

Sementara, syarat lainnya untuk calon peserta kelas satu dan kelas dua, wajib melampirkan buku tabungan. Calon peserta dapat memilih dari empat bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, yakni BRI, BNI, Mandiri dan BTN.

"Karena untuk penarikan iuran kepesertaan untuk kelas satu dan kelas dua akan auto debit dari rekening bank," imbuhnya.

Kewajiban melampirkan buku tabungan itu, lanjut Oca, tidak berlaku untuk calon peserta yang akan memilih layanan kelas tiga.

Selain di kantor layanan Tigaraksa, calon peserta juga bisa mendaftar di kantor layanan manapun, karena seperti diterangkan Oca, saat ini layanan BPJS Kesehatan sudah bersifat nasional.

"Sifat layanan BPJS Kesehatan itu nasional, jadi bisa daftar di kantor cabang manapun," tukasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill