Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Personel dari Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang telah berhasil mengidentifikasi identitas jasad pria yang ditemukan tewas mengambang di Kali Cadas, Selasa (25/6/2019).
Polisi yang datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, langsung memeriksa kondisi tubuh korban setelah berhasil diangkat dari kali yang berlokasi di Jalan Raya Cadas-Kukun, Kampung Pangodokan Kaler, RT 6/1, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis.
Baca Juga :
Kapolsek Pasar Kemis Kompol Ucu Syaifulloh mengatakan, korban adalah Nasan, 42, warga Kampung Jambu, Gang Damai, Perumahan Pondok Makmur, RT 5/7, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
"Identitas korban sudah terungkap, saat ini korban sudah di RSU Tangerang untuk diotopsi," kata Kapolsek.
Terkait penyebab kematian korban, Ucu belum bisa memastikan. Namun, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), serta hasil pemeriksaan pada tubuh korban, Ucu mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.
"Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Kami masih mengumpulkan informasi dari saksi-saksi dan keluarga sambil menunggu hasil visum atau otopsi dari dokter RSU Tangerang," jelasnya.
Diketahui, jasad pria tersebut pertama kali dilihat oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Binamas desa setempat.
Sekitar pukul 08.00 WIB, petugas dari Polsek Pasar Kemis tiba di lokasi. Setelah berhasil diangkat dari kali Cadas, korban kemudian dievakuasi ke RSU Tangerang.(RAZ/HRU)
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews