Connect With Us

Jika Tidak Lulus di SMPN 1 Tigaraksa, Peserta PPDB Diusulkan ke SMPN 5

Maya Sahurina | Rabu, 3 Juli 2019 | 14:53

Salah satu calon siswa sedang melakukan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tahun 2019 telah ditutup hari ini, Rabu (3/7/2019). Hasil seleksi sendiri akan diumumkan pada pada 8 Juli 2019.

Sementara dari kuota kursi yang tersedia sebanyak 259, pendaftarnya mencapai 400 siswa. Dengan demikian, akan ada sekitar 141 siswa yang tidak lolos seleksi.

BACA JUGA:

Kepala Bidang Kesiswaan SMPN1 Tigaraksa Sukirno mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan PPDB sistem zonasi yang sesuai dengan peraturan pemerintah pusat. "Kita lebih priotaskan sistem zonasi dan dan sistem offline juga, kalau manual semua orang bisa melihat langsung," ujar Sukirno.

Ia juga mengatakan, untuk peserta yang mendaftar namun sudah melebihi kuota, pihaknya menyarankan untuk ke sekolah lain yang telah disediakan oleh pemerintah. "Kalau tidak lolos di sekolah ini, nanti kita alokasikan ke SMPN 5. Itu sekolah baru," ucapnya. 

Sementara Mulyani orang tua dari Nurul mengatakan, tetap keukeuh ingin anaknya diterima di sekolah yang dituju.  "Ya saya yakin, kalau enggak keterima ya ke SMPN 5, lumayan bagus. Cuma kan masih baru, belum terkenal seperti yang di sini dan jaraknya juga lumayan jauh," tutupnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill