Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tahun 2019 telah ditutup hari ini, Rabu (3/7/2019). Hasil seleksi sendiri akan diumumkan pada pada 8 Juli 2019.
Sementara dari kuota kursi yang tersedia sebanyak 259, pendaftarnya mencapai 400 siswa. Dengan demikian, akan ada sekitar 141 siswa yang tidak lolos seleksi.
BACA JUGA:
Kepala Bidang Kesiswaan SMPN1 Tigaraksa Sukirno mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan PPDB sistem zonasi yang sesuai dengan peraturan pemerintah pusat. "Kita lebih priotaskan sistem zonasi dan dan sistem offline juga, kalau manual semua orang bisa melihat langsung," ujar Sukirno.

Ia juga mengatakan, untuk peserta yang mendaftar namun sudah melebihi kuota, pihaknya menyarankan untuk ke sekolah lain yang telah disediakan oleh pemerintah. "Kalau tidak lolos di sekolah ini, nanti kita alokasikan ke SMPN 5. Itu sekolah baru," ucapnya.
Sementara Mulyani orang tua dari Nurul mengatakan, tetap keukeuh ingin anaknya diterima di sekolah yang dituju. "Ya saya yakin, kalau enggak keterima ya ke SMPN 5, lumayan bagus. Cuma kan masih baru, belum terkenal seperti yang di sini dan jaraknya juga lumayan jauh," tutupnya.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews