Connect With Us

Kuota Tidak Terserap, SMPN di Tangerang Akan Terima Siswa Luar Kota

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 3 Juli 2019 | 13:43

Gedung SMPN 1 Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Meski sudah menggunakan sistem zonasi lingkungan, prestasi dan perpindahan tugas orangtua untuk PPDB, ternyata daya tampung yang tersedia di sejumlah SMP Negeri di Kota Tangerang tidak terisi seluruhnya.

Seperti di SMPN 1 Tangerang misalnya. Pendaftar di sekolah favorit tersebut tidak mencapai 100 persen dari kuota yang disediakan, yaitu 9 rombongan belajar atau 324 siswa.

Tercatat hingga tahap pengumuman, pendaftar di sekolah tersebut hanya 72 peserta dengan rincian 48 siswa dari jalur zonasi lingkungan, 16 siswa jalur prestasi dan 8 siswa jalur perpindahan tugas orangtua.

Panitia PPDB SMPN 1 Tangerang Asep Mulyana Hidayat mengatakan, pihaknya akan membuka PPDB lewat jalur zonasi wilayah dan luar kota tertanggal 5 - 6 Juli 2019. Hal ini untuk memenuhi daya tampung yang masih tersedia.

"Untuk memenuhi daya tampang, nanti penerimaan lewat zona wilayah dan luar kota," ujarnya kepada TangerangNews di SMPN 1 Tangerang, Rabu (3/7/2019).

Asep mengungkapkan, jika lewat jalur tersebut masih belum memenuhi daya tampung sekolah, pihaknya pun akan kembali menerima pendaftar tertanggal 10 Juli 2019. Namun tahap penerima kedua ini hanya untuk zonasi wilayah.

BACA JUGA:

"Kalau masih ada yang kosong juga dan ada yang diterima tapi tidak daftar ulang, dibuka tahap 2. Polanya zona wilayah," jelasnya.

Asep menjelaskan, zonasi wilayah adalah sistem PPDB yang pesertanya diperuntukkan bagi siswa yang tinggal di kecamatan berbeda dari sekolah. Dalam sistem ini, di SMPN 1 Tangerang hanya menerima pendaftar yang bermukim di 5 kecamatan se-Kota Tangerang. Sementara penerimaannya pun bersaing lewat nilai.

"Nah jadi kalau zona wilayah di SMPN 1 Tangerang ini masuknya zona 2 dari 5 kecamatan, yaitu seperti Kecamatan Tangerang, Benda dan Neglasari," katanya.

Sedangkan zonasi luar kota adalah sistem PPDB yang pesertanya diperuntukkan bagi siswa yang tinggal di luar Kota Tangerang, dalam sistem ini penerimaannya juga bersaing lewat nilai.

Menurut Asep, peserta zonasi luar kota tidak memiliki PIN untuk mendaftar. Namun begitu, jika hendak mendaftar diimbau untuk mendatangi sekolah untuk meminta PIN, agar bisa mendaftar.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill