Connect With Us

Dapat Hibah PDAM TKR, Warga Kayu Bongkok Bebas dari Kesulitan Air Bersih

Advertorial | Kamis, 11 Juli 2019 | 15:54

Warga Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan swadaya membangun instalasi air. Program hibah PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang tersebut berhasil mengatasi kesulitan air di RT 01/01 dan 07/01 desa setempat. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Warga RT 01/01, Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang kini telah menikmati air bersih. Sebelumnya, warga mengalami kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Air bersih itu didapatkan warga berkat kepedulian Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) Kabupaten Tangerang yang menggelontorkan dana hibah sebagai realisasi program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Program CSR tersebut berupa 40 sambungan rumah (SR) untuk warga di RT 01/01 desa setempat.

Program telah berlangsung sejak 10 Juni 2019, awal Juli ini, air telah mengalir ke rumah-rumah warga.

Mendapatkan air bersih diakui Syamsul Jakarsih, Ketua Kelompok Kswadayaan Masyarakat (KKM) setempat menjadi kebahagiaan tak terkira. Pasalnya, selama ini warga kesulitan mendapatkan air bersih.

"Air tanah sih ada, tapi kadang warnanya kuning, rasanya payau. Sehingga tidak layak untuk keperluan memasak," kata Syamsul, Kamis (11/7/2019).

Namun, sejak mengalirnya air hasil bantuan dari PDAM TKR Kabupaten Tangerang, lanjutnya, warga tidak lagi merasa kesulitan mendapatkan air bersih.

"Pokoknya airnya bening, sangat layak untuk dikonsumsi," tambahnya.

Bantuan tersebut, kata dia, berupa bantuan hibah untuk 40 sambungan rumah. Namun, dalam realisasinya, pihaknya mampu menambah kuota hingga 64 SR.

"Kami mampu menghemat dari anggaran yang ada, karena ada swadaya dari masyarakat juga. Sehingga bisa menambah SR," jelasnya.

Dijelaskannya, hibah dari PDAM TKR Kabupaten Tangerang itu digunakannya warga dengan membuat dua titik pengeboran air tanah. Dua titik itu mampu mencukupi kebutuhan 64 kepala keluarga dari 204 jiwa. Bahkan, sebagian warga di RT 07 pun telah menikmati hal serupa.

"Alhamdulilah, sekarang warga rata-rata menyatakan senang, karena telah menikmati air besih," imbuhnya.

Sementara, Ketua RW 07, Irsan mengatakan, untuk menjaga keberlangsungan dari program tersebut, warga telah sepakat untuk berswadaya berupa iuran sesuai dengan debit air yang digunakan.

BACA JUGA:

"Kesepakatan itu hasil rapat bersama. Dana dikelola oleh KKM untuk biaya perawatan mesin, perbaikan kebocoran saluran dan lain-lain," katanya.

Dengan iuran swadaya itu, ia pun tak merasa khawatir terkait keberlangsungan dari program hibah PDAM TKR Kabupaten Tangerang.

"Masyarakat senang sekali. Karena air kebutuhan penting. Bantuan PDAM Tirta Kerta Raharja sangat berharga buat kami," tukasnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang H Rusdy Machmud merasa terharu atas keberhasilan program tersebut. Ia mengatakan, hasil yang dinikmati masyarakat Desa Kayu Bongkok tak lain dari salah satu tujuan PDAM TKR.

"Kami hadir untuk membantu masyarakat Kabupaten Tangerang memenuhi kebutuhan air bersih. Saat ada kesulitan air bersih di Desa Kayu Bongkok, kami berusaha hadir di sana. Menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, program hibah menjadi bagian dari kewajiban perusahaan untuk membantu masyarakat meningkat kesejahteraannya. Sehingga, program ini dinilainya sangat tepat sasaran.

"Saat kebutuhan air bersih sudah terpenuhi, kesejahteraan pun lambat laun akan meningkat," yakinnya.

Kepala Bidang Humas PDAM TKR Kabupaten Tangerang H Samsudin pun menyatakan hal serupa. Ia bersyukur jika bantuan tersebut hasilnya kini dinikmati masyarakat.

"Kami berkomitmen mengatasi persoalan kesulitan air bersih yang dihadapi masyarakat, baik berupa bantuan langsung maupun bentuk program hibah seperti di Desa Kayu Bongkok," tutupnya.(ADV)

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

BANDARA
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Rabu, 15 April 2026 | 21:10

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill