Connect With Us

Pemuda Barak Karinding Dilatih Produksi Rekaman

Maya Sahurina | Jumat, 12 Juli 2019 | 21:46

Organisasi Barak Karinding yang bekerjasama dengan dosen Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar kegiatan workshop bertema Metode Produksi Perekaman Karinding, Jumat (12/7/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com– Di tengah era modern dan digital, sejumlah pemuda di Balaraja, Kabupaten Tangerang masih mempertahankan budaya leluhur dengan melestarikan alat musik Karinding.

Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Organisasi Barak Karinding, bekerjasama dengan dosen Universitas Pelita Harapan (UPH) melaksanakan kegiatan workshop bertema Metode Produksi Perekaman Karinding, Jumat (12/7/2019).

Karinding merupakan sebuah alat musik tradisional yang hampir punah dan dilupakan masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pegiat seni musik tradisional khususnya dalam perekaman Karinding. 

BACA JUGA:

Selain itu, penyelenggara acara berharap selain melestarikan musik Karinding, workshop tersebut juga bermanfaat bagi mereka yang memiliki keahlian dalam bidang perekaman. 

Acara yang berlangsung di Kampung Jaha, Desa Sentul Jaya, Balajara itu diikuti oleh para pegiat musik tradisional Karinding, seniman, musisi, dan budayawan serta masyarakat yang memiliki ketertarikan dalam hal kebudayaan. 

“Kami berharap dapat meningkatkan kualitas pegiat seni Karinding dan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya tradisi karinding” jelas Ncek, pegiat Karinding.

Jack Arthur, dosen UPH yang menjadi narasumber menyatakan, keterlibatannya merupakan bentuk dari pengabdian terhadap masyarakat. 

“Ya, ini kan bentuk pengabdian kami sebagai dosen kepada masyarakat, semoga bermanfaat” ungkapnya. 

Inisiator acara Hady Soenarjo selaku dosen UPH sekaligus pendiri Kumpulan Otak Runcing (KOR) menambahkan, sebagai dosen mereka memiliki kewajiban untuk menyalurkan pengetahuan kepada masyarakat.

Selain itu pihak penyelenggara juga mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah desa Sentul Jaya sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.(MRI/RGI)

HIBURAN
Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Anak-anak Bisa Menyaksikan Dongeng Interaktif dan Tari Tradisional di Terminal 2E Bandara Soetta

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:18

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan interaktif bagi para penumpang anak-anak beserta keluarga, dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 pada Kamis 23 Juli 2026.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

KAB. TANGERANG
Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Sisir CCTV, Polresta Tangerang Buru Pelaku Curanmor yang Baku Tembak dengan Polisi di Citra Raya

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:31

Polresta Tangerang menyelidiki pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan di Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Juli 2026.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill