Connect With Us

Regenerasi, PWI Kabupaten Tangerang Gelar Bengkel Jurnalistik

Maya Sahurina | Minggu, 14 Juli 2019 | 11:49

| Dibaca : 440

PWI Kabupaten Tangerang gelar kegiatan Bengkel Jurnalistik. Kegiatan untuk membekali reporter pemula dan masyarakat umum tersebut terkait pengetahuan dan keterampilan kewartawanan ini dihelat setiap akhir pekan. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com - Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat menjadikan informasi setiap saat dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, tidak semua informasi bernilai berita, tak sedikit hanya berupa hoaks.

Memenuhi kebutuhan informasi yang sehat diperlukan produk jurnalistik yang dihasilkan dari proses kerja yang taat pada prinsip dan kaidah jurnalisme, salah satunya patuh pada kode etik jurnalistik.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin menyampaikan hal itu disela-sela pembukaan Bengkel Jurnalistik PWI Kabupaten Tangerang angkatan pertama tahun 2019, Sabtu (13/7/2019).

Kegiatan yang dihelat bagi para reporter pemula dan masyarakat umum yang ingin memahami dunia kewartawanan itu diselenggarakan setiap akhir pekan di Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang, Perumahan PWS Blok AF 18/84A, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

"Di era saat ini, profesi jurnalis menghadapi tantangan berat dari media sosial. Kecepatan dan ketepatan menyampaikan berita menjadi tuntutan pembaca," ujar Sangki.

Namun, lanjut Sangki, tantangan itu tidak mesti menjadikan kualitas sebuah karya jurnalistik menurun, justru harus sebaliknya.

"Ketepatan dan kedalaman menyajikan berita justru harus ditingkatkan," tambahnya.

Karenanya, kepada peserta Bengkel Jurnalistik, Sangki berpesan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewartawanan. Sebab, kata dia, hal demikian menjadi sebuah keniscayaan.

BACA JUGA:

"Regenerasi wartawan perlu terus dilakukan, agar kualitas SDM (sumber daya manusia) insan pers juga terus meningkat," katanya.

Sementara, Program Officer Bengkel Jurnalistik PWI Kabupaten Tangerang Mohamad Romli menambahkan, program tersebut didisain membekali reporter pemula meningkatkan kemampuan menggali dan menyajikan sebuah berita.

"Era media siber ini menjebak repoter muda menyajikan berita singkat ( straight news ) melulu. Padahal banyak kemampuan lain yang harus dikembangkan," katanya.

Selain repoter, lanjut Romli, pelatihan itu juga terbuka bagi masyarakat umum. Tujuannya, kata dia, mengedukasi masyarakat menjadi pembaca berita yang kritis.

"Semakin pembaca berita kritis, akan terjadi umpan balik yang sehat bagi industri media," tambahnya.

Materi Bengkel Jurnalistik dimulai dari pengetahuan dasar jurnalistik, menulis berita, feature, menyajikan bahas berita, dan praktik liputan lapangan.

"Saat ini baru latihan dasar. Setelah peserta dinyatakan lulus, maka mereka akan lanjut pada level lanjutan," pungkasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Supervisor Ditangkap Densus 88 Belum Dipecat, Krakatau Steel Tunggu Proses Hukum

Supervisor Ditangkap Densus 88 Belum Dipecat, Krakatau Steel Tunggu Proses Hukum

Jumat, 15 November 2019 | 15:45

TANGERANGNEWS.com-Supervisor PT Krakatau Steel ditangkap tim Densus 88 pascaledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Perusahaan belum memecat karyawan tersebut lantaran masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

TOKOH
Korry Elyana, Dosen UMT yang Sering Disangka Mahasiswi

Korry Elyana, Dosen UMT yang Sering Disangka Mahasiswi

Selasa, 12 November 2019 | 15:45

TANGERANGNEWS.com—Korry Elyana, dosen ilmu komunikasi di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) kerap disangka mahasiswi oleh mahasiswanya.

TEKNO
LIPI Kembangkan Bahan Bakar Alternatif dari Bahan Limbah

LIPI Kembangkan Bahan Bakar Alternatif dari Bahan Limbah

Senin, 18 November 2019 | 18:52

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan bioetanol generari dua (G2) yang terbuat dari limbah organik.

BISNIS
Indodax Gelar Trading Contest Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Indodax Gelar Trading Contest Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 13 November 2019 | 11:56

TANGERANGNEWS.com-Menyambut usianya yang ke-6, sebagai pionir startup blockchain terbesar di Asia Tenggara, Indodax, menggelar Trading Contest

"Kinerja yang hebat bukanlah karena keberuntungan. Dibutuhkan fokus, kesungguhan hati dan kerja keras."

Anonymous