Connect With Us

Warga Tangerang Diimbau Tidak Unggah Data Kependudukan di Internet

Maya Sahurina | Jumat, 9 Agustus 2019 | 13:48

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Syafrudin. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Beredarnya sebuah video mengenai data kependudukan yang diunggah akan menjadi peluang bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk disalagunakan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Syafrudin mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mengunggah data kependudukan, seperti KTP elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK) dan identitas lainnya ke media sosial atau jaringan internet.

"Data itu akan muncul dalam mesin pencari Google, sehingga mudah disalahgunakan bahkan bisa diperjualbelikan oleh pihak yang tak bertanggungjawab," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2019).

Syafrudin mengatakan praktik jual beli data Nomor Induk Kependudukan (NIK), KTP-el dan KK oleh sebuah grup tertutup yang viral dan data tersebut tersebar di laman google.

"Seperti contoh, ketik ‘KTP elektronik’ di Google, dalam sekedipan mata muncul ribuan data dan gambar KTP elektronik yang gambarnya tidak diblur sehingga datanya terpampang atau terbaca dengan jelas," Ujarnya.

Baca Juga :

Syafrudin melanjutkan,  masyarakat pun dengan sangat mudahnya menyerahkan data tersebut untuk suatu keperluan.

"Data KTP-el dan KK sudah kita sebarluaskan sendiri saat masuk hotel, perkantoran dan lain-lain yang mana tak ada jaminan atas keamananya," ucapnya.

Kemudian Syafrudin memastikan data kependudukan yang dijualbelikan itu bukan berasal dari Dinas Pencatatan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Sistem pengamanan data center Dukcapil dibuat berlapis, harus melalui tiga kali tahapan pindai sidik jari buat yang mau masuk ke data center. Dukcapil juga menggunakan jalur VPN saat berhubungan dengan operator. Jadi, kalau bocor dari dalam sangat kecil kemungkinannya. Yang paling memungkinkan adalah penyalahgunaan data yang beredar luas di Google," pungkasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Rabu, 4 November 2026 | 15:22

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut dinilai memerlukan langkah strategis melalui pengelolaan tata air yang berkelanjutan.

KOTA TANGERANG
Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Rabu, 4 November 2026 | 15:02

Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga jaringan Pandeglang, Banten, beraksi di wilayah Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill