Connect With Us

Mahasiswa K3 UNIS Tangerang edukasi warga manfaat donor darah

Maya Sahurina | Senin, 19 Agustus 2019 | 22:58

Kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Senin (19/8/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Warga RW 01 Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten antusias mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Senin (19/8/2019). Acara itu rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Kemasyarakatan (K3).

Ketua Kelompok 11 K3 UNIS Tangerang tahun 2019, Tri Jayanto mengatakan, kegiatan ini hasil kerjasama pihaknya dengan PMI Kabupaten Tangerang yang didorong keinginan warga setempat. Pasalnya, kegiatan donor darah tak pernah dilaksanakan dan baru pertama kali diinisiasi oleh mahasiswa UNIS.

BACA JUGA:

"Warga sangat antusias. Meski ada beberapa yang masih enggan melaksanakan donor darah, sebab ada paradigma berbeda jika darah diambil. Maka itu, kita bersama PMI Kabupaten Tangerang melakukan edukasi juga kepada masyarakat setempat mengenai manfaat donor darah seperti menurunkan resiko terkena penyakit jantung, kanker, berat badan dan menjadikan seseorang lebih sehat," ujar Tri.

Dari hasil pendataan, lanjutnya, ada 36 orang yang mendaftar untuk mengikuti donor darah. Peserta donor itu mendapatkan paket bingkisan berisi makanan dan susu dari PMI Kabupaten Tangerang.

"Keberadaan mahasiswa UNIS dalam melaksanakan K3 diharapkan bisa memberikan dampak yang positif terutama mengenai kesehatan melalui donor darah. Harapannya, kegiatan donor darah akan kembali dilaksanakan sebab warga pun sangat merespon," tambahnya.

Darsan, Ketua RW 01 Kelurahan Sepatan mengatakan, warga tak banyak mengetahui manfaat donor darah. Namun, kehadiran mahasiswa sebagai inisiator juga pelaksana kegiatan itu telah memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat.

"Karena melihatnya kan darah diambil. Lalu takutnya nanti disalahgunakan dan membuat lemas. Nyatanya tidak begitu setelah dapat edukasi. Mahasiswa sudah sangat membantu sekali," ujarnya.

Perlu diketahui, 916 mahasiswa UNIS Tangerang melaksanakan  Kuliah Kerja Kemasyarakatan (K3) di 20 Desa/Kelurahan di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Mahasiswa tersebut dibagi dalam 11 kelompok dengan tugas melakukan pengabdian ke masyarakat.

Kepala Pusat Pengabdian Kepada masyarakat UNIS Tangerang, H. TB. Yudi Muhtadi mengatakan, para mahasiswa peserta K3 akan melaksanakan beberapa program diantaranya pelatihan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, sosialisasi hidup bersih dan sehat serta penguatan terkait masalah sosial seperti narkoba dan lainnya.(MRI/RGI)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill