Connect With Us

Pemkab Tangerang Segera Luncurkan Aplikasi Donor Darah

Maya Sahurina | Selasa, 10 September 2019 | 12:09

Kegiatan Banten Berdonor Bersama, di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Selasa (10/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang segera meluncurkan aplikasi smartphone yang memudahkan masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan kedepannya, aplikasi bernama Si Doni ini akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mendonorkan darah dengan jemput bola.

BACA JUGA

"Nanti 15 September 2019 akan kita launching, termasuk pengiriman darah nanti kita bisa sinergikan. Mudah-mudahan ini bisa membantu, jadi orang yang ingin donor darah, masuk ke aplikasi nanti dijemput petugas," jelasnya saat kegiatan Banten Berdonor Bersama, di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Selasa (10/9/2019).

Dia menambahkan, pelayanan darah sangat dibutuhkan karena  ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup dan aman, dapat bermanfaat bagi penerima.

"Satu lagi Jekdon atau Ojek Donor, itu juga bisa, bukan saja mengantar darah kepada rumah sakit yang membutuhkan, tapi juga mengantar calon pendonor darah," pungkas Zaki.

Sedangkan dalam kegiatan donor darah bersama Pemerintah Provinsi Banten ini, diharapkan bisa mendapatkan 2.250 kantong darah dari pendonor se-provinsi Banten.

"Kabupaten Tangerang sendiri sebagai tuan rumah punya target kurang lebih 1.000 kantong darah sampai dengan jam 2 siang nanti. Mudah mudahan bisa tercapai dari 3 titik lokasi di Kabupaten Tangerang," ujar Zaki.

Sementara Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan kegiatan donor tersebut dilakukan serentak di 18 titik. 

Diantaranya Kota Tangerang ada 6 titik, Kabupaten Tangerang 3 titik,  Tangsel 2 titik. Sisanya tersebar di kota dan kabupaten di Provinsi Banten.

"Jadi dalam rangkaian HUT PMI yang ke-74, ini kegiatan yang pertama di indonesia mendonor serentak yang digagas langsung PMI Provinsi Banten," tutupnya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill