Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang segera meluncurkan aplikasi smartphone yang memudahkan masyarakat untuk mendonorkan darahnya.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan kedepannya, aplikasi bernama Si Doni ini akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mendonorkan darah dengan jemput bola.
BACA JUGA
"Nanti 15 September 2019 akan kita launching, termasuk pengiriman darah nanti kita bisa sinergikan. Mudah-mudahan ini bisa membantu, jadi orang yang ingin donor darah, masuk ke aplikasi nanti dijemput petugas," jelasnya saat kegiatan Banten Berdonor Bersama, di Gedung Serba Guna, Tigaraksa, Selasa (10/9/2019).
Dia menambahkan, pelayanan darah sangat dibutuhkan karena ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup dan aman, dapat bermanfaat bagi penerima.

"Satu lagi Jekdon atau Ojek Donor, itu juga bisa, bukan saja mengantar darah kepada rumah sakit yang membutuhkan, tapi juga mengantar calon pendonor darah," pungkas Zaki.
Sedangkan dalam kegiatan donor darah bersama Pemerintah Provinsi Banten ini, diharapkan bisa mendapatkan 2.250 kantong darah dari pendonor se-provinsi Banten.
"Kabupaten Tangerang sendiri sebagai tuan rumah punya target kurang lebih 1.000 kantong darah sampai dengan jam 2 siang nanti. Mudah mudahan bisa tercapai dari 3 titik lokasi di Kabupaten Tangerang," ujar Zaki.

Sementara Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan kegiatan donor tersebut dilakukan serentak di 18 titik.
Diantaranya Kota Tangerang ada 6 titik, Kabupaten Tangerang 3 titik, Tangsel 2 titik. Sisanya tersebar di kota dan kabupaten di Provinsi Banten.
"Jadi dalam rangkaian HUT PMI yang ke-74, ini kegiatan yang pertama di indonesia mendonor serentak yang digagas langsung PMI Provinsi Banten," tutupnya.(RAZ/RGI)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews