Connect With Us

Panitia Pengawas Pilkades Kabupaten Tangerang Dibentuk

Maya Sahurina | Selasa, 10 September 2019 | 13:41

Camat Sepatan Timur Mulyadi melantik panitia pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang, Selasa (10/9/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tangerang mendekati hari H. Panitia Pengawas Pilkades pun meningkatkan koordinasi dengan beberapa pihak.

Camat Sepatan Timur Mulyadi mengatakan, pihaknya akan terus berusaha mengawasi dengan baik proses berjalannya Pilkades kedepan.

"Tadi telah pengambilan sumpah janji, sebanyak 25 orang dari lima desa yang ada di Kecamatan Sepatan Timur. Kelima desa tersebut yaitu Desa Gempol Sari, Lebak Wangi, Kelor, Kedaung Barat, dan Tanah Merah," ujar Mulaydi, usai melantik, Selasa (10/9/2019).

BACA JUGA:

Mulyadi menyampaikan, setelah dilakukan pelantikan sunpah, ia berharap agar panitia untuk terus mengawasi semua tahapan penyelenggaraan Pilkades.

"Tugas pokoknya kan ada delapan,  salah satunya mengawasi maupun menerima laporan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pilkades," ujarnya.

Lanjut Mulyadi, ketika terjadi permasalahan sekecil apapun terkait Pilkades, pihaknya telah memberikan arahan dan petunjuk.

"Pokoknya harus jujur, karena tugas kita kan membina," katanya.

Mulyadi sangat yakin dan memastikan Pilkades 2019 di wilayahnya akan berjalan dengan baik.

"Kita pastikan aman, karen sudah kami bina sebaik mungkin. Jika ditemukanya konflik-konflik dan misal dari calon kepala desanya tidak terima hasil, silahkan saja laporkan berikut bukti-buktinya," pungkasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill