Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tangerang mendekati hari H. Panitia Pengawas Pilkades pun meningkatkan koordinasi dengan beberapa pihak.
Camat Sepatan Timur Mulyadi mengatakan, pihaknya akan terus berusaha mengawasi dengan baik proses berjalannya Pilkades kedepan.
"Tadi telah pengambilan sumpah janji, sebanyak 25 orang dari lima desa yang ada di Kecamatan Sepatan Timur. Kelima desa tersebut yaitu Desa Gempol Sari, Lebak Wangi, Kelor, Kedaung Barat, dan Tanah Merah," ujar Mulaydi, usai melantik, Selasa (10/9/2019).
BACA JUGA:
Mulyadi menyampaikan, setelah dilakukan pelantikan sunpah, ia berharap agar panitia untuk terus mengawasi semua tahapan penyelenggaraan Pilkades.
"Tugas pokoknya kan ada delapan, salah satunya mengawasi maupun menerima laporan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pilkades," ujarnya.


Lanjut Mulyadi, ketika terjadi permasalahan sekecil apapun terkait Pilkades, pihaknya telah memberikan arahan dan petunjuk.
"Pokoknya harus jujur, karena tugas kita kan membina," katanya.
Mulyadi sangat yakin dan memastikan Pilkades 2019 di wilayahnya akan berjalan dengan baik.
"Kita pastikan aman, karen sudah kami bina sebaik mungkin. Jika ditemukanya konflik-konflik dan misal dari calon kepala desanya tidak terima hasil, silahkan saja laporkan berikut bukti-buktinya," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews