Connect With Us

Kritik Kinerja Pemkab Tangerang, Mahasiswa Gelar Demonstrasi

Mohamad Romli | Jumat, 27 Desember 2019 | 18:26

Puluhan Mahasiswa dari Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu menggelar aksi bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-76, Jumat (27/11/2019). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan Mahasiswa dari Forum Mahasiswa Tangerang Bersatu menggelar aksi bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-76, Jumat (27/11/2019).

Mahasiswa mulai menggelar aksi pukul 14.00 WIB di bundaran Tugu Tigaraksa.

Membawa atribut aksi bertuliskan "Kabupaten Tangerang Pesta, Mahasiswa Melawan, Rakyat Menang" serta membopong pocong, mereka berorasi mengkritik kinerja Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Kami mahasiswa mengingatkan kembali 15 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang," ujar Ade Kurniawan, koordinator lapangan aksi tersebut kepada TangerangNews.

BACA JUGA:

Mereka mengkritisi beberapa program yang dinilai belum efektif terealisasi, diantaranya di bidang kesehatan, yaitu soal pembangunan dan pengembangan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan serta pembiayaan kesehatan. 

Pada reformasi birokrasi, mereka juga menilai, Pemkab Tangerang belum berhasil melakukan program pelayanan publik berbasis e-goverment. 

"Nyatanya sampai saat ini belum terlihat dan terealisasi. Pembangunan RSUD ke-4 yang katanya akan direalisasikan tahun 2019, itu belum nampak sama sekali. Padahal janjinya 2019 akan terealisasikan," kata Ade.

Ia juga menekankan, di usia Kabupaten Tangerang yang terus bertambah, keterbukaan informasi publik harus benar-benar diwujudkan. Hal ini untuk menghindari adanya praktik korupsi di dalam pemerintahan daerah.

Dalam aksinya, mereka juga menyampaikan lima tuntutan, diantaranya mendesak segera direalisasikan pembangunan RSUD ke-4  Kabupaten Tangerang untuk di wilayah barat ataupun selatan. Tuntutan kedua yaitu mendesak segera disahkan Peraturan Bupati Tangerang tentang penanggulangan penyakit tuberkolosis (TBC).

Tuntutan lainnya, menuntut segera dilakukan evaluasi Kinerja Disnaker (Dinas Ketenagakerjaan). Mereka menyoroti job fair yang tiap tahun diselenggarakan, namun dinilai hasilnya nihil. 

"Serta evaluasi kinerja Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) beserta jajarannya dalam pelayan publik yang kami nilai belum baik. Dan evaluasi kinerja Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informasi) soal keterbukaan informasi publik," pungkasnya.(MRI/RGI)

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill