Connect With Us

Ibu Rumah Tangga Tewas Bersimbah Darah di Dalam Kontrakan di Cipondoh

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 September 2017 | 20:00

Seorang ibu rumah tangga FYS, 42 tewas diduga korban pembunuhan, Minggu (17/9/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu rumah tangga FYS, 42, tewas bersimbah darah di kontrakan karyawannya di RT04/08 No 9, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (17/9/2017). Korban diduga tewas karena dibunuh karena terdapat banyak luka di tubuhnya.
 
Korban yang merupakan warga Perumahan Poris Indah, Blok C No 1012, RT 016/06 Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang ini ditemukan oleh suaminya sekitar pukul 17.30 WIB.
 
BACA JUGA :

"Sewaktu suami korban mencari keberadaan korban di tempat pekerjaan namun tidak ada, kemudian dia mencari ditempat kontrakan karyawannya. Setelah di buka pintu kontrakan ternyata korban sudah meninggal," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan.
 
BACA JUGA :
 
Korban ditemukan tak bernyawa dengan posisi terlentang di atas kasur dengan bersimbah darah. Kepolisian telah mengecek TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi. "Kita masih selidiki motifnya," jelas Kapolres.(RAZ)
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui UP3 Cikupa memberikan edukasi keselamatan listrik kepada siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill