Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan
Senin, 20 Juli 2026 | 21:12
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Berbagai aplikasi sosial media seperti WeChat dan BeeTalk memang sudah sangat tidak asing lagi bagi Netizen. Selain untuk berkomunikasi, aplikasi tersebut kini telah banyak digunakan sebagai ajang bisnis prostitusi online. Praktek ini banyak dijumpai di kota-kota besar yang warganya melek teknologi, tak terkecuali Tangerang.
BACA JUGA : Tujuh Pasangan Mesum Kepergok Ngamar di Hotel Karawaci
Menurut penulusuran TangerangNews.com pada aplikasi WeChat, ditemukan salah satu akun bernama Putri (nama samaran). Dirinya mengaku tinggal di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang dan hanya ingin dibooking kalau harganya cocok. Harga yang ditawarkan olehnya pun cukup besar, berkisar Rp1 juta tidak termasuk hotel.
"Satu juta bang, enggak usah banyak basa-basi kalau mau ya langsung transfer saja," katanya melalui pesan chatting, Minggu (8/10/2017).
TangerangNews.com, juga menemukan akun bernama Sasa yang mengaku bertempat tinggal di Gerendeng, Pasar Baru, Kota Tangerang. Dia mengaku sebagai shemale alias waria yang menawarkan jasa pijat bertajuk plus-plus dengan harga Rp300 ribu.
"Aku di salon di daerah Gerendeng, kalau mau malam aja ya biar aman," balasnya ketika di hubungi.
BACA JUGA : Wanita Ini Modusin Teman FB Setelah Berhubungan Seks
Sama hal dengannya, akun bernama Sintha di aplikasi BeeTalk menawarkan jasa VCS (Video Call Seks) berdurasi 1 jam dengan harga Rp250 ribu. Dalam foto profilnya, Shinta tampak mengenakan baju sekolah SMA. Dia semua mengaku terpaksa melakukan hal tersebut karena faktor ekonomi yang melandanya.(RAZ/HRU)
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGRamainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews