Connect With Us

Wanita Ini Modusin Teman FB Setelah Berhubungan Seks

Ray | Rabu, 6 September 2017 | 14:00

| Dibaca : 20542

Jariyaporn Nammon Buayai (Facebook / Facebook)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita bernama Nammon Buayai yang berusia 32 tahun kini menjadi salah seorang buronan polisi setelah aksinya yang kerap modusin temannya di Facebook setelah berhubungan badan. Setidaknya, sudah ada delapan pria yang tertipu dengan kecantikannya. Bahkan ada yang sampai menikah dengan Nammon namun beberapa hari kemudian ditinggalnya pergi. Nammon yang pandai memperdaya teman lelaki di Facebook itu berhasil meraup 6.000-15.000 dollar AS atau kira-kira Rp 80 juta - Rp 200 juta per pernikahan.

Wanita asal Thailand itu dituduh menikahi delapan orang, sebelum melarikan diri dengan tumpukan uang dan emas kawin. Prasarn Tiamyam,32, salah satu korban melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada Divisi Penindakan Kejahatan di Kepolisian Kota Bangkok, Thailand, Selasa (5/9/2017). Pelaporan itu dilakukan karena korban merasa tertipu sekitar Rp80 juta.

Baca Juga : Melakukan Asusila saat di GrabCar, Penumpang Dipalak Rp1,5 Juta

Prasarn menyampaikan,  perempuan itu melarikan uangnya, empat hari setelah resepsi pernikahan yang digelar di sebuah resor di Provinsi Prachuap Khiri Khan. Korban memutuskan untuk mengadu ke polisi setelah menyadari bahwa kasus yang dialaminya adalah sebuah penipuan. Kini korban telah menikah.  Kepada Amarin TV, Prasarn mengatakan, dia mengenal Nammon di Facebook pada bulan Februari 2015.

 

Setelah sembilan bulan berkenalan, Prasarn setuju untuk menikahi, karena perempuan itu mengaku hamil.Prasarn mengatakan, selama hubungan mereka, Nammon tak pernah mengijinkannya untuk bertemu dengan orangtua sang istri. Tak lama setelah menikah, Nammon mengaku harus menyelesaikan urusan bisnis buah di Provinsi Nong Khai. Dia pun pergi. Segera setelah itu, Prasarn tidak bisa lagi menghubungi istrinya. Sebagai gantinya, dia mendapat telepon dari seorang wanita yang mengaku sebagai keponakan Nammon. Baca Juga : 5 Peristiwa Selingkuh sampai ketahuan mesum di Tangerang

Wanita itu mengatakan, Nammon kehilangan bayi dalam kandungannya, dan Prasarn diminta untuk tak menghubunginya lagi. Prasarn baru menyadari bahwa dia telah ditipu, ketika cerita Nammon ini dimuat di media sosial.

 

Seorang korban lain yang menolak identitasnya diungkap, juga mengaku bertemu Nammon di Facebook. Dari pria ini, Nammon disebut melarikan dana sebesar Rp 200 juta, yang merupakan bagian dari mas kawin dalam pernikahan mereka pada Februari lalu. Sesaat setelah pria itu mentransfer uang ke rekening banknya, Nammon mengatakan, saat ini bukan saat yang tepat untuk menikah karena ramalan horoskop yang buruk. Baca Juga : 6 Panti Pijat Esek-esek di Alam Sutera Ditutup Satpol PP Tangerang

BANDARA
20 Ton Alkes dari Investor Tiongkok Diberikan ke Indonesia

20 Ton Alkes dari Investor Tiongkok Diberikan ke Indonesia

Jumat, 27 Maret 2020 | 15:07

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Indonesia menerima bantuan dari investor Tiongkok berupa peralatan kesehatan (alkes) untuk menanggulangi

BANTEN
Kekurangan APD, Anak Usaha Krakatau Steel Beri Bantuan ke Tenaga Medis di Cilegon

Kekurangan APD, Anak Usaha Krakatau Steel Beri Bantuan ke Tenaga Medis di Cilegon

Senin, 30 Maret 2020 | 12:42

TANGERANGNEWS.com-Karyawan PT Krakatau Bandar Samudeta (KBS), anak usaha PT Krakatau Steel menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di Cilegon. Bantuan itu diberikan mengingat tenaga medis di Cilegon kekurangan APD

WISATA
Pemkot Tangsel Sulap Bantaran Kali Mati di Jombang Jadi Destinasi Wisata

Pemkot Tangsel Sulap Bantaran Kali Mati di Jombang Jadi Destinasi Wisata

Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:50

TANGERANGNEWS.com-Penataan kota terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Sebuah bantaran kali mati di wilayah

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile