Connect With Us

Durasi Traffic Light Kota Tangerang Terlalu Lama, Kadishub: Sudah Setelannya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Januari 2018 | 19:00

Jalan Veteran Raya, persimpangan Tugu Adipura, Kota Tangerang (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Para pengguna jalan baik sepeda motor maupun mobil mengeluhkan sistem traffic light (lampu merah) di sejumlah titik yang ada di Kota Tangerang durasinya kerap dinilai terlalu lama.

Seperti durasi traffic light di Jalan Veteran Raya tepatnya di persimpangan Tugu Adipura, Kota Tangerang, arah Cipondoh, memperlihatkan bahwa pada saat lampu tersebut berwarna merah berdurasi 150 detik. Sedangkan pada saat lampu tersebut berwarna hijau berdurasi 30 detik saja.

BACA JUGA:

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, durasi traffic light yang dinilai tidak sesuai itu memang sudah setelannya.

"Memang sudah disetel seperti itu, dan memang setelannya itu berdasarkan aturan pantauan hasil CCTV," ujarnya kepada TangerangNews.com, Kamis (4/1/2018).

Setelan berdasarkan pantauan CCTV yang Saeful maksud adalah melalui Area Traffic Sistem Control (ATCS) yang sudah diterapkan di beberapa persimpangan traffic light di Kota Tangerang.

Menurut Saeful, jika pada salah satu persimpangan traffic light terdapat antrian kendaraan yang lebih sedikit, maka di persimpangan itulah pihaknya menyetel durasi lampu berwarna merah yang lebih lama.

Begitupun sebaliknya, jika disalah satu persimpangan traffic light terdapat antrian kendaraan yang cukup panjang, maka pihaknya lebih memprioritaskan durasi lampu berwarna hijau yang lebih lama.

"Penerapan durasi traffic light kalau memang disisi kiri panjang, di sisi kanan pendek, berarti kan harus ada prioritas dari yang sisi kiri. Sehingga ditarik terus biar tidak makin panjang kendaraannya," ucapnya.

Setelan tersebutlah yang dikendalikan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk mengatur durasi traffic light.

"Jadi tergantung dari antrian kendaraannya, harus ada prioritas dan itu juga durasinya bisa kita kendalikan lagi. Tapi sekarang memang setelannya sudah seperti itu," paparnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill