Connect With Us

Dua Bulan Tidak Dibelai Istri, Alasan Ayah Setubuhi Anak Kandung

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Januari 2018 | 18:00

Tersangka Jaya, 42 (berpakaian Orange), Pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya, di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - JY, 42, seorang ayah yang tega menyetubuhi gadis kandungnya TW, 6, mengaku karena tidak pernah dibelai sang Istri selama dua bulan

JY bersama istrinya sendiri telah memiliki tiga buah anak. Anak sulungnya sedang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang dan anak kedua adalah TW yang diperkosanya. Sementara anak bungsunya masih berada di bawah umur lima tahun.

Karena anak sulungnya sedang sakit, keluarga kecil itu harus bolak balik ke rumah dan RSUD. Bahkan, istri pelaku sering menginap RSUD untuk menjaga anaknya sulungnya itu.

Karena itulah pelaku tak pernah dibelai oleh Istrinya, sehingga melampiaskan hasrat seksualnya kepada TW.

Waka Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Harley Silalahi mengatakan, pelaku yang memiliki profesi buruh serabutan ini menyetubuhi anak gadisnya sedang dalam keadaan sadar.

"Jadi motif yang pertama, karena pelaku sudah 2 bulan tidak mendapatkan pelayanan dari istrinya," kata Harley, Senin (8/1/2018).

Selain itu, alasan pelaku tega menyetubuhi korban karena tergiur melihat wanita cantik saat menjenguk anak sulungnya di RSUD.

BACA JUGA :

"Menurut pengakuannya, pelaku melampiaskan nafsunya itu baru sesekali saja, pada malam itu," terang Harley.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi menghimbau, agar kejadian tersebut tak terulang, kembali ciptakan suasana hati yang suci di tiap-tiap keluarga.

"Intinya hubungan yang ada di keluarga itu supaya diciptakan yang baik, supaya tidak timbul kejahatan di keluarga itu sendiri," tuturnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TANGSEL
Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:52

Kasus perundungan yang menimpa sejumlah siswa di SMPN 10 Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill