Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com - Para guru dan siswa di SMKN 3 Kota Tangerang dikagetkan dengan peristiwa robohnya kantin di sekolah tersebut. Peristiwa yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu mengakibatkan 7 siswa harus dilarikan ke RS Usada Insani, Selasa (30/1/2018).
Kepala SMKN 3 Tangerang Endah Resmiati tiba-tiba saja kaget dan khawatir setelah mendengar ambruknya kantin sekolah tersebut.
BACA JUGA :
"Iya tadi saya lagi di halaman sekolah, suara kantin ambruk terdengar, para siswa pada lari-lari, langsung saya kesana (ke kantin)," ujarnya saat ditemui di SMKN 3 Tangerang di Jalan Mohammad Yamin No 20, Babakan, Kota Tangerang.
Endah mengatakan, kendati tidak sedang dalam jam istirahat sekolah, ada beberapa siswa yang sedang di kantin. Ia menyebut, ada 6 siswa dan 1 anak penjual kantin harus dilarikan ke RS Usada Insani karena mengalami shock.
"Kira-kira tadi ada 7 korbannya yang langsung dibawa ke rumah sakit sama gurunya. Mereka shock, sedang divisum juga. Namanya pihak sekolah ya khawatir kenapa-kenapa sama murid," ucap Endah.
Menurut Endah, kantin yang roboh itu bangunannya semi permanen dan memang bangunan itu mengkhawatirkan. "Saya masih kaget, saya juga masih gemeter. Enggak nyangka tiba-tiba roboh," tutur Endah.
Setelah kejadian tersebut, Endah pun langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Dan telah memberikan kabar ini kepada instansi terkait. "Secepatnya bangunan ini akan diperbaiki," kata Endah.
Sementara para siswa tidak diperbolehkan untuk memasuki area kantin karena Endah khawatir dengan kejadian ini. Saat ini, empat anggota kepolisian sedang meninjau lokasi kantin.(RAZ/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Sejumlah warga membongkar beton dan plang yang menutup akses Jalan Kemuliaaan, RT 04/RW 02, Kelurahan Cipondoh Induk, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Senin, 29 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews