Connect With Us

Cuaca Ekstrem, Atap Puskesmas Jurumudi Tangerang Roboh

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Februari 2018 | 16:00

Bagian depan bangunan Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, roboh akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Kamis (15/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Bagian depan bangunan Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang roboh akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (15/2/2018). Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Camat Benda Teddy mengatakan, robohnya atap bagian depan Puskesmas itu terjadi pada pukul 08.30 WIB.

BACA JUGA:

"Sudah diinformasikan ke dinas terkait agar segera direhabilitasi," ujarnya, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, Puskesmas tersebut dibangun pada tahun 2005 silam. Sebelum roboh, bangunannya terlihat kuat sehingga tidak ada yang menghawatirkan kerobohannya.

"Karena faktor cuaca hujan besar, ininya juga sudah tahun 2005 bangunannya," ucapnya.

Teddy mengklaim, karena hujan lebat lah yang mengakibatkan Puskesmas itu roboh. Karena memang kayu yang merupakan penyangga bangunan itu sudah rapuh. Terlebih gentengnya pun sangat berat sekali.

"Sudah rapuh kayu kerangkanya, genteng nya juga berat itu jadi beban," tuturnya.(DBI/RGI)

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

BANTEN
Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Ini Promo PLN di Bulan Juli 2026, Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 7.700 VA

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:57

PT PLN (Persero) kembali meluncurkan program potongan biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui promo bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill