Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus
Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TANGERANGNEWS.com - Bagian depan bangunan Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang roboh akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (15/2/2018). Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
Camat Benda Teddy mengatakan, robohnya atap bagian depan Puskesmas itu terjadi pada pukul 08.30 WIB.
BACA JUGA:
"Sudah diinformasikan ke dinas terkait agar segera direhabilitasi," ujarnya, Kamis (15/2/2018).
Menurutnya, Puskesmas tersebut dibangun pada tahun 2005 silam. Sebelum roboh, bangunannya terlihat kuat sehingga tidak ada yang menghawatirkan kerobohannya.
"Karena faktor cuaca hujan besar, ininya juga sudah tahun 2005 bangunannya," ucapnya.
Teddy mengklaim, karena hujan lebat lah yang mengakibatkan Puskesmas itu roboh. Karena memang kayu yang merupakan penyangga bangunan itu sudah rapuh. Terlebih gentengnya pun sangat berat sekali.
"Sudah rapuh kayu kerangkanya, genteng nya juga berat itu jadi beban," tuturnya.(DBI/RGI)
Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews