Connect With Us

Ganjil Genap di Tol Tangerang - Jakarta Belum Jelas

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 April 2018 | 17:00

Tol Tangerang (Dira Derby / Tangerangnews)


TANGERANGNEWS.com-Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) dikabarkan akan melakukan sosialisasi mengenai penerapan nomor kendaraan ganjil genap di Tol Tangerang - Jakarta, Senin (2/4/2018).

Namun sosialisasi tersebut belum dilaksanakan alias nihil. Sebab BPTJ masih menggodok kebijakan tersebut.

Terlebih, Kepala Dinas Perhubungan Saeful Rohman pun tidak mendapatkan informasi mengenai penerapan sosialisasi tersebut. Ia mengatakan, BPTJ belum memberikan keterangan resmi kepada dirinya.

"Belum, belum tahu, belum dapat kabarnya kalau soal sosialisasi," kata dia kepada TangerangNews, Senin (2/4/2018).

Menurutnya, BPTJ masih melakukan survei data kendaraan roda empat terkait penerapan sosialisasi itu.

"Tapi BPTJ sedang mensurvei ke lapangan, masih mendata jumlah kendaraan yang melintas di sana," ujarnya.

Saeful juga belum mengetahui secara pasti kapan ganjil genap diterapkan di Tol Tangerang - Jakarta. "Penerapannya saya belum jelas, ya diperkirakan secepatnya," terangnya.

Untuk diketahui, Kepala BPTJ Bambang Prihartono pelaksanaan ganjil genap di Tol Tangerang diterapkan sama dengan kebijakan tersebut di Tol Bekasi yang lebih dulu diterapkan pada 12 Maret 2018 lalu.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan memberlakukan pembatasan kendaraan berat yang melintas di Tol Tangerang pada pukul 06.00 - 09.00 WIB.(RAZ/HRU)

SPORT
Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill