Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) dikabarkan akan melakukan sosialisasi mengenai penerapan nomor kendaraan ganjil genap di Tol Tangerang - Jakarta, Senin (2/4/2018).
Namun sosialisasi tersebut belum dilaksanakan alias nihil. Sebab BPTJ masih menggodok kebijakan tersebut.
Terlebih, Kepala Dinas Perhubungan Saeful Rohman pun tidak mendapatkan informasi mengenai penerapan sosialisasi tersebut. Ia mengatakan, BPTJ belum memberikan keterangan resmi kepada dirinya.
"Belum, belum tahu, belum dapat kabarnya kalau soal sosialisasi," kata dia kepada TangerangNews, Senin (2/4/2018).
Menurutnya, BPTJ masih melakukan survei data kendaraan roda empat terkait penerapan sosialisasi itu.
"Tapi BPTJ sedang mensurvei ke lapangan, masih mendata jumlah kendaraan yang melintas di sana," ujarnya.
Saeful juga belum mengetahui secara pasti kapan ganjil genap diterapkan di Tol Tangerang - Jakarta. "Penerapannya saya belum jelas, ya diperkirakan secepatnya," terangnya.
Untuk diketahui, Kepala BPTJ Bambang Prihartono pelaksanaan ganjil genap di Tol Tangerang diterapkan sama dengan kebijakan tersebut di Tol Bekasi yang lebih dulu diterapkan pada 12 Maret 2018 lalu.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan memberlakukan pembatasan kendaraan berat yang melintas di Tol Tangerang pada pukul 06.00 - 09.00 WIB.(RAZ/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Menyambut hari jadinya yang ke-70 pada 16 Juli 2026, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) siap memanjakan para nasabahnya.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews