Connect With Us

Astra Tol Tamer Tertibkan Naik Turun Penumpang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 Maret 2018 | 17:00

| Dibaca : 879

Astra Tol Tangerang-Merak Tertibkan Naik Turun Penumpang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai bentuk optimalisasi pelayanan dan keamanan bagi pengguna jalan, Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (Astra Tol Tamer) kembali melakukan penertiban naik turun penumpang (Natupang) di Jalan Tol Tangerang-Merak.

Dalam kegiatan ini manajemen Astra Tol Tamer yang diwakili oleh Indah Permanasari, Kepala Divisi Hukum & Humas dan Kepala Divisi Operasi Ega N Boga bersama dengan Patroli Jalan Raya Serang melakukan pemusnahan barang bukti yang dimanfaatkan oleh oknum untuk menerobos pagar pembatas kawasan di sekitar tol Kamis (15/3/2018).

Kegiatan ini selain merupakan bagian dari Operasi Keselamatan yang dilaksanakan sejak tanggal 5-28 Maret 2018, juga merupakan aksi lanjutan dari komitmen bersama yang ditandatangani pada tanggal 16 Oktober tahun 2015 oleh Astra Tol Tamer bersama para stakeholder seperti Dirlantas Polda, Ka Induk PJR Korlantas Polri, Organda Propinsi Banten demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sepanjang Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak.

BACA JUGA:

Sesuai dengan PP RI No 15/2005 tentang Jalan Tol Pasal 41 ayat (1) terkait dengan larangan naik turun penumpang, penegakan peraturan ini juga selaras dengan UU No 38/2004 tentang Jalan.

Sejak tahun 2014 melalui program Village Visit, Astra Tol Tamer juga terus melakukan sosialisasi larangan natupang ke sejumlah desa yang sering dijadikan sebagai lokasi natupang seperti di KM 41, KM 54, KM 66, KM 76, KM 85 dan KM 90 arah Jakarta dan Merak ruas tol Tangerang-Merak serta mengunjungi beberapa kawasan industri yang berdekatan dengan lokasi natupang.

Tidak hanya sampai disitu, edukasi melalui media luar ruang semakin gencar dilakukan Astra Tol Tamer melalui Spanduk, Variabel Message Sign (VMS) yang tersebar di sepanjang Tol Tangerang-Merak maupun akses masuk tol.

Selain itu, petugas keamanan dan ketertiban jalan tol Astra Tol Tamer juga disiagakan. Setiap hari selama 24 jam, petugas selalu melakukan patroli di lokasi-lokasi rawan pelanggaran natupang. Tak hanya pengarahan, Astra Tol Tamer juga menyita berbagai sejumlah tangga yang kerap digunakan oleh pelaku natupang sebagai akses keluar dan masuk tol.

Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandalasakti Ega N Boga mengatakan, keterbatasan moda transportasi dan juga pemahaman masyarakat terhadap fungsi jalan tol masih kurang. 

“Berkembangnya industri di sekitar Tol Tangerang-Merak saat ini tidak semuanya dilengkapi dengan ketersediaan transportasi yang menjadikan alasan mereka memilih jalan pintas dengan naik dan turun di jalan tol.  Hal ini juga disebabkan karena pemahaman masyarakat yang masih kurang terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di jalan tol,” jelasnya.

Beberapa upaya yang sudah dilakukan seperti membangun pagar batu, Double British Reinforced Concrete (BRC), Village Visit ke sejumlah desa yang berada di sekitar wilayah Tol Tangerang-Merak, sosialisasi langsung kepada para pelaku pelanggaran natupang dan pedagang asongan, serta penertiban dan penilangan yang dilakukan oleh PJR kepada sejumlah bus yang kerap kali natupang di sepanjang Tol Tangerang-Merak.

“Dengan kegiatan ini serta upaya yang sudah dilakukan, diharapkan sinergi dan dukungan semua pihak serta penegakan hukum yang tegas dapat menyadarkan masyarakat terhadap pelanggaran peraturan perundangan, bahwa jalan tol tidak didesain bagi pejalan kaki dan hal tersebut dapat membahayakan jiwa mereka serta orang lain,” jelas Ega.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Dihadiri Jokowi, LDII Usulkan Fokus Pembangunan Nasional di Rakernas

Dihadiri Jokowi, LDII Usulkan Fokus Pembangunan Nasional di Rakernas

Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Rakernas yang diikuti 1.500 peserta dari tingkat Dewan Perwakilan Wilayah (Provinsi) dan Dewan Perwakilan Daerah (Kabupaten/kota), Kamis (11/10/2018).

BANTEN
18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:34

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, 4 Oktober 2018, Provinsi Banten genap berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah daerah otonom hasil

HIBURAN
Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Astrella Cahaya Luncurkan Album Perdana di Panti Asuhan Sayap Ibu Tangsel

Minggu, 2 September 2018 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Astrella Cahaya, penyanyi cilik pendatang baru di industri musik tanah air meluncurkan album perdananya. Album berjudul Meraih Mimpi itu diluncurkan di Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu, Bintaro Tangsel, Minggu (2/9/2018).

"Semua orang pernah gagal. Sebagian menyerah, sebagian bangkit kembali. Maka ada pecundang, ada pemenang."

Ken Terate