Connect With Us

Terminal Poris Plawad Kumuh Jelang Arus Mudik, Pengelola Sebut Percuma Jika Direhabilitasi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 Mei 2019 | 19:01

Tampak kondisi terminal Poris Plawad di Jalan Benteng Betawi, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Pengelola Terminal Poris Plawad di bawah naungan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebut alasan kondisi terminal yang kumuh dan tak terawat.

Menurut Kepala Koordinator Terminal Poris Plawad Alwien Athena Alwie, pihaknya merasa percuma merehabilitasi terminal yang saat ini kondisinya memperihatinkan.

Tampak kondisi terminal Poris Plawad di Jalan Benteng Betawi, Kota Tangerang.

Pasalnya, terminal tipe A yang terletak di Jalan Benteng Betawi tersebut akan disulap sebagai Transit Oriented Development ( TOD ).

"Ya kami tahu jika sarana dan prasarana sudah kurang layak. Kami juga sudah mendata fasilitas yang harus diperbaiki. Tapi kan terminalnya mau dijadikan sebagai TOD," ujar Alwien kepada TangerangNews, Senin (13/5/2019).

Baca Juga :

Alwien pun mengatakan memahami kondisi terminal yang sejumlah lantainya di area pelayanan tiket sudah pecah hingga bolong, serta debu dan sampah berserakan.

Juga fasilitas buslane keberangkatan yang terpantau tak berfungsi.

Alwien bertutur saat ini pihaknya masih menunggu kepastian pembangunan TOD di terminal tersebut. Pasalnya hingga kini, ia mengaku belum mengetahui sejauh mana rencana wacana tersebut.

"Saya tidak tahu jadi atau tidak ya rencana pembangunan TOD-nya karena saya tidak termasuk dalam tim," ucapnya.

"Yang jelas jika terminal menjadi TOD kan percuma kalau diperbaiki. Tapi kalau rencana TOD batal, tentu kita perbaiki," kata Alwien menambahkan.

Tampak kondisi terminal Poris Plawad di Jalan Benteng Betawi, Kota Tangerang.

Alwien mengklaim, kondisi tak terawatnya sarana dan prasarana tersebut tidak menjadi masalah bagi para penumpang.

Kata dia, penumpang hanya ingin mendapatkan pelayanan untuk bisa membeli tiket dan berangkat menggunakan bus di terminal tersebut.

Sehingga, lanjut dia, kondisi saat ini tak membuatnya khawatir jika terminal ini dipadati penumpang saat arus mudik Lebaran 1440 H.

"Menurut saya sih penumpang tidak masalah ya sama kondisinya apalagi pas arus mudik. Penumpang cuma ingin bisa naik bus terus berangkat," tukasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill