Connect With Us

Gandeng Polisi, Satpol PP Akan Operasi Prostitusi di Apartemen Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Mei 2019 | 17:09

| Dibaca : 14974

Apel Personel Satpol PP Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggandeng Polres Metro Tangerang Kota untuk melakukan operasi prostitusi di Apartemen.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menggelar operasi karena itu dugaannya prostitusi online sehingga kewenangan kami terbatas," ujar Ghufron Falfeli, Kabid Tibumtrans Satpol PP Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga :

Perzinahan dan prostitusi merupakan praktek terlarang di kota berjuluk Akhlakul Karimah ini.

Larangan itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang No 8/2005 tentang Pelarangan Pelacuran.

Penegakan Perda tersebut direalisasikan dengan getolnya Satpol PP menggelar razia hotel dan tempat hiburan.

Terlebih dimomentum bulan suci Ramadan, operasi semakin digencarkan.

Pelanggaran terhadap Perda ini dijatuhi hukuman kurungan paling lama 3 (tiga) bulan dan denda paling banyak Rp15 juta.

"Rutinitas kami dalam menegakkan Perda sejauh ini sudah menjaring di hotel maupun kontrakan di Kota Tangerang yang sifatnya konvensional," jelasnya.

"Sedangkan terkait operasi di Apartemen, kami akan gelar dalam waktu dekat ini. Kalau apartemen kelas ekonomi ke atas ya dengan modusnya online dan diduga ada muncikarinya," tambahnya.

Diketahui sebelumnya, setelah peristiwa tewasnya seorang wanita panggilan di Apartemen Habitat, Karawaci, Kabupaten Tangerang. 

Marak di media sosial TangerangNews yang memberikan informasi mengenai adanya praktek prostitusi di apartemen lain, yakni apartemen Modernland dan Ayohdya. Reporter TangerangNews pun melakukan penelusuran, hasilnya ternyata benar. 

Praktek prostitusi di Kota Tangerang saat bulan suci Ramadan 1440 H diduga berpindah ke Apartemen. 

Salah satunya Apartemen Modernland. Wanita tersebut mengajak ke kamar meski hanya baru mengenal beberapa saat. 

Wanita yang menjajakan dirinya kepada pria hidung belang pun mengaku untuk sekali esek-esek harganya Rp400 ribu. Bahkan jika sedang sepi order, Rp200 ribu pun akan dilayani. Selain itu, praktek prostitusi itu diduga melibatkan muncikari serta metode pemanggilan transaksi berlendir dilakukan via media sosial.(RMI/HRU)

BANDARA
Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Soetta, ini Langkah Kimia Farma

Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Soetta, ini Langkah Kimia Farma

Sabtu, 19 September 2020 | 14:20

TANGERANGNEWS.com–PT Kimia Farma Diagnostika selaku penyedia layanan

HIBURAN
Cerai! Gisel : Tak Sesenang Yang Kau Pikirkan

Cerai! Gisel : Tak Sesenang Yang Kau Pikirkan

Rabu, 16 September 2020 | 14:21

Gisella Anastasia mengakui jika berpisah dengan Gading Marten tak lantas memberinya kesenangan. Bahkan, Gisella Anastasia menyebut jika perceraian dengan Gading tak seenak yang dipikirkan.

BISNIS
Aplikasi Jiwa+ Makin Mudah Pesan Kopi

Aplikasi Jiwa+ Makin Mudah Pesan Kopi

Sabtu, 19 September 2020 | 13:29

TANGERANGNEWS.com-Jiwa Group merilis Jiwa+, sebuah aplikasi

TANGSEL
Pandemi COVID-19, ACT Salurkan Bantuan Wakaf Bagi UMKM di Jombang

Pandemi COVID-19, ACT Salurkan Bantuan Wakaf Bagi UMKM di Jombang

Sabtu, 19 September 2020 | 19:38

TANGERANGNEWS.com-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tangerang

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute