Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com-Pada hari pertama pelaksanaan PPDB tingkat SMP Negeri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggelar pisah sambut jabatan di kantornya, Senin (1/7/2019).
Abduh Surahman yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dirotasi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Ia digantikan oleh Masyati Yulia yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
Dalam kesempatan ini, Abduh mengatakan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Pergantian jabatan yang momentumnya bersamaan dengan hari pembukaan PPDB tingkat SMP Negeri ini tidak berpengaruh pada pelaksanaannya.
BACA JUGA:
Menurut dia, PPDB sejak digelar tiga tahun secara berturut-turut berlangsung lancar atau tanpa kendala yang berarti. "Mutasi merupakan hal biasa. PPDB juga selama tiga kali berturut-turut selalu berjalan lancar," ujar Abduh.
Sementara itu, Masyati Yulia mengungkapkan bahwa jauh sebelum bertugas di Dinas Sosial, ia sempat menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang tahun 2011-2016.
"Namun begitu saya masih perlu bimbingan teman-teman. Semoga kita bisa bekerjasama demi pelayanan pendidikan yang baik," tukas Masyati kepada para pegawai Dinas Pendidikan.(RAZ/RGI)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews