Connect With Us

Baru Dibuka, Banyak Peserta Mengadu ke Posko PPDB Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 1 Juli 2019 | 15:17

Tampak sejumlah waga yang mengeluhkan hasil PPDB Online tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) mandatangi posko PPDB di samping kantor Dinas Pendidikan, Puspem Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com- Di hari pertama pelaksanaan PPDB SMPN, tak sedikit pendaftar yang mendatangi desk pelaporan atau posko PPDB di samping kantor Dinas Pendidikan, Puspem Kota Tangerang Senin (1/7/2019).

Mereka mengeluhkan proses pendaftaran yang dilakukan secara online melalui website. Selain itu juga ada yang kebingungan karena data peserta tidak terdaftar.

Tampak sejumlah waga yang mengeluhkan hasil PPDB Online tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) mandatangi posko PPDB di samping kantor Dinas Pendidikan, Puspem Kota Tangerang.

"Kelurahan saya tidak terdaftar ke sekolahan manapun," ujar satu di antara orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya kepada TangerangNews.

Menurut warga Poris Plawad Utara ini, data anak atau calon peserta didiknya tidak terdaftar dalam situs PPDB online. Padahal, tiga SMPN berada di kawasan kediamannya.

Baca Juga :

"Saya tinggal di Poris Plawad Utara. Ada SMP 10, 18 dan 26 tapi tidak masuk daftar padahal masih satu kecamatan," ucapnya.

Setelah mendatangi posko PPDB, ia pun dianjurkan untuk mendaftar lewat jalur zonasi besar atau seleksi nilai yang digelar pada tanggal 5 Juli 2019. "Arahannya tadi untuk masuk tanggal 5 saja," katanya.

Selain itu, Winda, yang juga orangtua peserta didik mengeluhkan proses pendaftaran online. Sebab, ia tidak memahami alur proses pendaftaran melalui website. "Tadi saya datang ke sekolah, tapi disuruh online. Saya tidak tahu kalau harus online," imbuhnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Modus Jemput PKL, Remaja di Tangsel Malah Cabuli Teman SMP di Apartemen Cisauk

Modus Jemput PKL, Remaja di Tangsel Malah Cabuli Teman SMP di Apartemen Cisauk

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:41

Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

KOTA TANGERANG
Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill