KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sistem zonasi ternyata tidak selalu dapat membantu anak dalam mengenyam pendidikan. Meski mereka bisa diterima dengan mudah ke sekolah karena dekat dari rumah, bukan berarti cocok dengan sistem belajarnya.
Hal ini terjadi pada empat murid SMPN 1 Tangerang. Mereka dikabarkan tidak naik kelas pada tahun ajaran 2019/2020 karena masalah absensi. Pihak sekolah kemudian menyebut hal itu sebagai dampak sistem zonasi dalam PPDB.
Panitia PPDB SMPN 1 Tangerang Asep Mulyana Hidayat mengatakan, keempat siswanya yang tidak disebutkan identitasnya ini tinggal dekat lingkungan sekolah.
BACA JUGA:
"Ada 4 siswa yang tidak naik kelas karena bolos, enggak pernah masuk sekolah," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (5/7/2019).
Menurut dia, rata-rata siswa yang tidak dapat melanjutkan ke kelas VIII dan harus kembali duduk di bangku kelas VII ini bolos sekolah selama 50 hari.
"Kalau absensi kehadiran siswa kurang dari 50 hari, terpaksa kami tidak naikkan kelas," ucapnya.
Menurut Asep, siswa yang tidak naik kelas ini mendaftar ke sekolah pada tahun lalu dengan jalur zonasi. Ternyata para siswa tersebut tidak dapat menyesuaikan proses belajar di SMPN 1 Tangerang.
"Karena zonasi, mereka kan tinggal di sekitar sekolah. Ketika guru melihat ke rumahnya kenapa enggak masuk-masuk sekolah, ternyata lagi main," ucapnya.
Asep menambahkan, orangtua atau wali murid pun juga berpengaruh atas kerajinan siswa dalam giat bersekolah. "Itu juga bisa karena faktor latar belakang orang tuanya," tukasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMasyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews