Connect With Us

Dua Pemuda Terseret Arus Kali Bayur, Korban Belum Ditemukan

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 6 Juli 2019 | 15:39

Tampak Petugas BPBD dan Basarnas mencari korban yang terbawa arus aliran Kali Bayur, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (5/7/2019), sekitar pukul 21.00 WIB. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Dua pemuda terseret arus aliran Kali Bayur, Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (5/7/2019), sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingaga Sabtu (6/7/2019) pukul 14.00 WIB, petugas gabungan Badan SAR Nasional, Badan Penganggulangam Bencana Daerah Kota Tangerang, Polri dan Palang Merah Indonesia masih mencari korban.

Insiden bermula ketika Gamar, 18, korban sedang mencuci kaki di bantaran kali tersebut. Tiba-tiba ia terpeleset dan terseret oleh aliran arus kali.

Baca Juga :

Sura, 25, dan Yulinda, 17, warga setempat bergegas menolong korban, tetapi nasib nahas dialami oleh keduanya, karena ikut terseret.

Yulinda berhasil diselamatkan oleh warga setempat, tetapi Sura dan Gamar belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, timnya masih melakukan pencarian.

“Malam tadi kita sudah upayakan pencarian dengan tim SAR gabungan namun belum membuahkan hasil," katanya.

Hendra menambahkan 30 personel gabungan diterjunkan untuk mencari korban.

Kata dia, tim dibagi dua regu yang bertugas di dua area. Tim pertama menyelam dan menebar jangkar di sekitar lokasi kejadian. Tim kedua melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat di bantaran Kali Bayur hingga radius dua kilometer.

"Siang ini akan kita maksimalkan pencarian dengan alat utama dan unsur yang ada. Semoga korban kita temukan," tukasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill